Dinkes Bontang Minta Warga Waspadai DBD di Tengah Wabah Covid-19

Ilustrasi Demam Berdarah.

Bontang, PANRITA.News – Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Bontang saat ini masih berupaya dalam Menekan laju penyebaran Covid-19. terbukti dengan meluasnya zona Kuning di 8 Kelurahan dan menyisakan dua kelurahan zona Merah yaitu loktuan dan belimbing.

Namun dalam upaya pemerintah yang terus berjibaku dengan Covid 19, Dinkes kota Bontang juga mengingatkan akan bahaya Demam Berdarah yang kini tingkat penyebarannya makin meningkat.

Tingginya kasus DBD di Kota Taman, turut menjadi perhatian Dinkes Bontang. Untuk itu, perlunya pencegahan dini agar kasus tersebut tidak semakin melonjak.“Yang terpenting adalah edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan. Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Kadinkes Bontang, dr Bahauddin, Kamis (19/11/2020).

Data Yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kota Bontang, menyebut telah ada sekitar 223 selama Januari hingga pertengahan November 2020.
dan 2 Orang dinyatakan Meninggal.

“Kelurahan Api api dan Gunung Elai yang perlu kita waspadai, keduanya jumlah pasiennya tertinggi di bontang dan sudah rutin melakukan poging,” ujar Bahauddin.

Sementara itu ditambahkan Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Penyakit menular Dinkes Bontang Muhammad Ramsi, dirinya menyarankan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar rumah. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, yang mana warga kebanyakan berada beraktivitas di rumah. Sehingga dirinya menyarankan untuk membersihkan tempat-tempat yang memiliki genangan air dan berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypty. “Galakkan gerakan 3M plus untuk memutus mata rantai penyebaran,” bebernya.

Ramsi mengimbau kepada warga yang merasakan sakit mirip dengan gejala DBD, untuk segera berobat ke puskesmas terdekat dan mendapatkan pertolongan. Paslanya penyakit ini memiliki fase kritis. “Kalau terlambat bisa berisiko pada pasien tersebut. Karena DBD bisa menyebabkan kematian,” pungkasnya.

dalam melakukan penanggulangan DBD, Dinas Kesehatan Kota Bontang memastikan ketersediaan stok obat-obatan, termasuk infus, di semua fasilitas kesehatan.

Selain kesiapan pelayanan kesehatan, baik di Rumah sakit maupun di 6 puskesmas, Tenaga medis telah dibekali dan diberikan pemahaman dalam melakukan penanganan terhadap penderita DBD dan upaya pencegahan penularan Covid-19.

Tinggalkan Komentar