HMI Minta Polda Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar di Pinrang

Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (PTKP) HMI Cabang Pinrang, Sukri Moha.

Pinrang, PANRITA.News – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pinrang menyoroti dugaan korupsi terhadap proyek pembangunan sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sejumlah pasar yang dimaksud diantaranya yakni proyek pembangunan pasar rakyat teppo tahun anggaran 2016, pasar rakyat malimpung tahun anggaran 2019 dan pasar leppangan tahun anggaran 2019.

Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (PTKP) HMI Cabang Pinrang, Sukri Moha menaruh atensi sebesar-besarnya terhadap upaya penyelidikan terkait kasus tersebut. Ia meminta agar kasus ini diusut tuntas.

Di sisi lain, Polda Sulsel dalam hal ini Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sulsel juga tengah melalukan proses penyelidikan terhadap kasus ini.

Polda Sulsel juga telah meminta keterangan dan dokumen kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Pinrang.

Selain itu, Polda sulsel juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait pada Senin (9/11/2020) lalu.

Wasekum PTKP HMI Cabang Pinrang, Sukri pun berharap agar kepada pihak kepolisian dalam hal ini Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) selaku leading sektor yang menangani persoalan penangan kasus tersebut agar serius dalam mencari pelaku yang di balik kasus tersebut.

“Kami meminta agar kasus ini dikawal dengan serius oleh pihak Reskrimsus, tidak kendor dan tidak mudah menerima intervensi dari pihak manapun sehingga tidak menimbulkan mosi tidak percaya terhadap institusi kepolisian,” tegas Sukri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/11/2020).

“Sebagaimana di atur dalam KUHAP, UU nomor 2 tahun 2002, UU no 31 tahun 1999 jo, UU nomor 20 tahun 2001, dan intruksi presiden nomor 5 tahun 2004 dan Sebagai garda terdepan dalam proses penegakan hukum di Negara yang kita cintai ini,” tutur Sukri Moha.

Tinggalkan Komentar