Komisi I DPRD Bontang RDP Bahas Soal Keterbukaan Data Penduduk

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

BONTANG, PANRITA.News – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipi (Disdukcapil).

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang, Senin (28/9/2020).

BW akronim Bakhtiar Wakkang mengungkapkan, rapat dengar pendapat ini membahas soal keterbukaan data penduduk.

Menurut Bakhtiar Wakkang, pemerintah kota Bontang harus mengkaji bagaimana supaya informasi soal data warga atau penduduk lebih terbuka dan transparan.

“Ya, harus terbuka, karena inikan era keterbukaan informasi tidak boleh ada yang tidak transparan apalagi berkaitan dengan data kependudukan,” ucap Bakhtiar Wakkang.

Selain itu kata dia, pemerintah juga harus mengkaji bagaimana agar data kependudukan bisa terintegrasi.

“Terintegrasi dengan persoalan data kependudukan, tenaga kerja, dan sosial lainny. Bukan parsial -parsial,” kata Legislator Partai Nasdem ini.

Bakhtiar Wakkang menambahkan, perlu ada kajian induk agar masyarakat bisa mengetahui secara detail berkaitan dengan data kependudukan.

Karena sebelumnya ia menemukan ada penduduk yang sudah meninggal namun masih terdata masih hidup.

“Kalau kajian induk sudah ada tentu akan lahir peraturan daerah. Kan lebih bagus lagi kalau sudah ada Perda yang mengatur soal itu. Harus ada regulasi,” tutup Bakhtiar Wakkang. (*)

Tinggalkan Komentar