Dimanfaatkan untuk Masyarakat, Gubernur Sulsel Resmikan Gedung Kartini PKK

Dimanfaatkan Kembali Untuk Masyarakat, Gubernur Resmikan Gedung Kartini PKK

Dimanfaatkan Kembali Untuk Masyarakat, Gubernur Resmikan Gedung Kartini PKK.

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof. HM Nurdin Abdullah dan Ketua Tim Penggerakan PKK Sulsel, Lies F Nurdin, meresmikan Gedung Kartini PKK di Jalan Masjid Raya, Makassar, 16 September 2020.

Peresmian ini menandai kembali dibukanya gedung ini untuk dimanfaatkan masyarakat.

Gedung mulai direnovasi 12 September 2019, dikerjakan selama 11 bulan. Fasilitas yang dimiliki berupa ballroom, full AC dan dekorasi untuk pesta pernikahan, ruangan meeting untuk 50 orang, dan wisma dengan 25 kamar.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, peran PKK dan Dekranasda sangat penting untuk menjadi mitra pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan. Apresiasi atas inovasi merehab Gedung Kartini sehingga bisa selesai dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah kalau kita lihat kondisinya dulu dan sekarang. Patut kita syukuri ini sudah layak digunakan multifungsi,” kata Nurdin Abdullah.

Gedung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, bukan semata menjadi profit center, tetapi juga ajang untuk kegiatan sosial, termasuk yang melaksanakan pesta perkawinan. Khususnya bagi masyarakat kurang mampu akan diberikan kemudahan. Sebab gedung ini ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah. Berbagai paket terjangkau ditawarkan.

“Makanya, daripada tutup lorong dan jalan, ini bisa dimanfaatkan. Yang penting menunjukan bahwa mereka termasuk tidak mampu,” ujarnya.

Penggunaan gedung di masa pandemi ini, dinilainya representatif dan lebih terkontrol untuk menerapkan protokol kesehatan untuk digunakan acara pesta pernikahan dibandingkan menggunakan rumah warga untuk pesta pernikahan jika tempat yang digunakan kecil. Demikian juga dengan pensiunan pegawai Pemprov Sulsel yang ingin memanfaatkan fasilitas ini diberikan kemudahan.

“Jangan mereka selesai, mereka merasa diabaikan, jadi Pemprov tetap memperhatikan pensiunan,” imbuhnya.

Sedangkan, Lies F Nurdin menyebutkan, gedung ini hadir dengan wajah baru. Gedung ini menjadi rumah rakyat untuk berbagai kegiatan.

“Saat ini hadir dengan wajah baru,” ucapnya.

Gedung ini di masa pandemi digunakan, sejak Maret tahun ini dengan gerakan tanggap kesediaan pangan menjadi tempat penyaluran semboko kepada masyarakat. Pada April saat bulan puasa, lokasi pembagian nasi dos. Mei-Juni gerakan untuk pembagian masker. Serta Juli-Agustus menjadi tempat rapid test gratis. 

Tinggalkan Komentar