HMI dan Masika ICMI Peringati Hari Lahir Syekh Yusuf, Pahlawan dari Gowa

HMI dan Masika ICMI Peringati Hari Lahir Syekh Yusuf, Pahlawan dari Gowa

HMI dan Masika ICMI Peringati Hari Lahir Syekh Yusuf, Pahlawan dari Gowa.

Gowa, PANRITA.News – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya sukses menggelar dialog peringatan hari lahir Syekh Yusuf Al-Makassari, pahlawan nasional Republik Indonesia yang berasal dari Gowa Sulawesi Selatan lahir, Jumat (3/7/2020).

Dialog yang berlangsung melalui via zoom ini dihadiri oleh 88 peserta dari berbagai daerah diantaranya Gowa, Sorong, Kendari, Jakarta, bahkan salah satu peserta yang berasal dari Cape Town (Afrika Selatan).

Kegiatan yang dipandu oleh Dr. Muh. Ikhsan, M.Ag dosen IAIN Kendari menghadirkan 2 narasumber, yakni Prof. Dr. Andi Faisal Bakti merupakan Wakil Rektor IV UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Prof. Dr. Mustari Mustafa M.pd yang merupakan Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk Kerajaan Thailand.

Dalam pemaparannya, Andi Faisal Bakti menjelaskan bahwa Syekh Yusuf dalam perjalanannya menjadikan dakwah sebagai alat perjuangan dengan nasionalisme sebagai pondasinya.

Sementara Mustari Mastafa, menjelaskan secara detail terkait latar belakang, pendidikan, guru, dan corak dakwah syekh yusuf yang tentunya termuat dalam buku-buku narasumber yang berkaitan dengan Syekh Yusuf.

Melalui kegiatan ini, Ketua Umum HMI Gowa Raya, Ardiansyah dalam sambutannya mengharapkan agar perbincangan dan diskusi seperti ini juga harusnya masuk di ruang-ruang sekolah formal.

“Kita patut berbangga atas lahirnya seorang tokoh tersohor di tanah Gowa ini sehingga kami mengharapkan kepada Pemda, perbincangan-perbincangan Syekh Yusuf masuk di Sekolah Formal baik SD, SMP, maupun SMA,” ujar Ardiansyah dalam sambutannya.

Senada dengan itu, pengurus nasional MASIKA ICMI, Adj. Prof Ismail Suardi Wekke menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan kegiatan ini untuk memberikan perhatian khusus kepada Syekh Yusuf ini.

“Kedepannya kami mengusulkan adanya pusat studi Syekh Yusuf dan mengumpulkan kajian-kajian baik itu skripsi, tesis, dan disertasi berkaitan dengan Syekh Yusuf, sehingga dapat memberikan intensif kepada adek-adek mahasiswa yang melakukan penelitian terhadap tokoh Syekh Yusuf ini,” ujar Ismail Suardi Wekke.

Sebagai penutup acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H.Mukhlis yang mewakili Bupati Gowa sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Ia mengungkapkan bahwa hari jadi Gowa yang ke-7 abad telah melahirkan para tokoh yang menjadi pahlawan bangsa sekaligus menjadi pahlawan di negeri orang

“Kedepannya, Kami berharap orang-orang membuka sejarah dan melancong ke Gowa untuk mengenal seperti apa sosok Syekh Yusuf Al-Makassari,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar