Tersangka Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Polisi Amankan 31 Orang Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar

Polisi Amankan 31 Orang Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar. (Foto: Dok. Polda Sulsel)

Makassar, PANRITA.News – Polisi berhasil mengamankan puluhan oknum warga yang mengambil paksa jenazah terduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di sejumlah Rumah Sakit di Kota Makassar.

Dari hasil penyidikan, sebanyak 8 orang kini ditetapkan tersangka dalam kasus pengambilan paksa jenazah virus Corona.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan bahwa para tersangka kini terancam 7 tahun penjara.

“Iya (8 tersangka),” ujar Ibrahim melalui pesan singkat yang diterima Panrita.news, Selasa (9/6/2020) malam.

Ibrahim kemudian menyebut Kasus pengambilan paksa Jenazah di RS. Dadi Makassar, Polisi menetapkan 2 terangka yakni SA dan MR.

Untuk Kasus di RS. Stella Maris diamankan 1 tersangka yakni AW. Sedangkan Kasus di RS. Labuang Baji, Polisi sementara ini mengamankan 5 orang tersangka.

“Kemungkinan tersangka akan bertambah karena akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan di lapangan sudah dibentuk,” ujar Ibrahim.

Tim gabungan polisi itu di antaranya melibatkan dari Polda Sulawesi Selatan, yakni Resmob Polda, Brimob, dan Shabara. Sementara satu tim lainnya adalah Jatanras Polrestabes Makassar.

Para tersangka, lanjut Ibrahim, dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan juncto Pasal 214 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP.

“Ancaman hukuman bisa 7 tahun penjara,” tegas Ibrahim.

Tinggalkan Komentar