DPRD Makassar Minta Pj Wali Kota Baru Segera Tuntaskan Pembagian Sembako

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo.

Makassar, PANRITA.News – Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo meminta Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru, Profesor Yusran Yusuf, segera menuntaskan masalah pembagian sembako bagi warga di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Rudi menyebut masih banyak warga kurang mampu yang belum dapat sembako.

“Sebagai pimpinan DPRD Kota Makassar kami mengucapkan selamat kepada Prof Yusran yang telah diberikan amanah oleh Gubernur sebagai pelanjut Pak Iqbal, Penjabat Wali Kota Makassar. Kami DPRD yang penting adalah Pj yang baru bisa bekerja tepat dan yang paling utama ialah bisa bersinergi dengan semua pihak stakeholder khususnya dengan DPRD,” ujar Rudi seusai pelantikan Yusran di Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2020).

Rudi menekankan agar Yusran segera fokus bekerja menuntaskan masalah pandemi virus Corona (COVID-19) di Kota Makassar. Hingga saat ini, pandemi COVID-19 masih memberi dampak besar terhadap masalah ekonomi hingga sosial di Kota Makassar. Dia lalu menyoroti bantuan logistik bagi warga kurang mampu di tengah PSBB Makassar.

“Kesiapan logistik di saat PSBB masih menjadi problem atau masalah di bawah. Ini yang harus diambil langkah-langkah percepatan di bawah agar persoalan ini bisa dituntaskan. Ini kan masyarakat banyak berteriak di bawah masih kekurangan (bantuan sembako),” katanya.

Menurutnya, seorang pejabat wali kota harus mampu menggerakkan organisasi perangkat daerah (OPD) di bawahnya untuk memastikan seluruh warga yang terkena dampak PSBB mendapatkan sembako.

“Kalau kekurangan (sembako) ya ditambah dong, kalau masih ada yang tertahan segera turunkan semua. Jadi harus ada ketegasan dari wali kota,” paparnya.

“Yang utama juga Pak Wali harus banyak turun mendengar ke masyarakat supaya tahu apa yang terjadi di bawah. Karena pandemi COVID-19 ini dampaknya luar biasa, khususnya sektor informal kita yang banyak mati dan tidak bergerak karena PSBB yang membuat orang disuruh di rumah,” imbuhnya. 

Tinggalkan Komentar