Efektif Tekan Penularan Corona, REWAKO Apresiasi Pelaksanaan PSBB di Gowa

Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL turun langsung memantau pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa

Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL turun langsung memantau pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa

Gowa, PANRITA.News – Penambahan kasus virus Corona di Kabupaten Gowa sejak Bulan Maret terus meningkat hingga saat ini.

Tercatat hingga Kamis (7/5/2020) malam, kasus positif Covid-19 di Gowa bertambah menjadi 43 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 408 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 204 orang, pasien positif.

Hal tersebut dinilai cukup meresahkan, apalagi sumber penularan yang cukup luas banyak berasal dari daerah luar Kabupaten Gowa.

Sebagai upaya memperkecil penularan virus korona, Pemerintah Kabupaten Gowa mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 4 Mei 2020 hingga 18 Mei 2020 mendatang.

Relawan Adnan-Kio (REWAKO) sangat mendukung PSBB yang dilakukan Pemkab Gowa dengan pengetatan wilayah perbatasan dan sanksi pelanggaran serta melakukan pengecekan masyarakat yang keluar masuk Kabupaten Gowa.

Hal ini sangat efektif karena masyarakat yang mau keluar masuk Kabupaten Gowa akan mendapat rapid test sehingga dapat mendeteksi yang terpapar virus.

Koordinator Umum REWAKO, Hasriadi, menyatakan bahwa Rewako mengapresiasi kinerja Adnan-Kio beserta seluruh aparatur keamanan yang berani melaksanakan PSBB secara ketat.

“Masyarakat juga perlu memahami bahwa kebijakan ini sangat perlu diambil dan dilaksanakan secara tegas demi kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan agar penularan virus dapat berkurang. REWAKO berharap setelah PSBB ini tidak ada lagi pasien positif lagi di Kabupaten Gowa,” jelas Hasriadi dalam keterangan tertulisnya Kamis, (8/5/2020) malam.

Rewako juga merasakan perhatian penuh dari pemerintah Kabupaten Gowa dan persiapan yang matang dari kebijakan PSBB ini.

Senada, Kordinator Rewako Kecamatan Somba Opu, Hendri mengatakan bahwa sejak akhir April lalu, pihak kecamatan banyak turun ke lapangan untuk mendistribusikan bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

“Pihak berwenang juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Maka Rewako menyatakan tidak ada alasan untuk tidak mendukung PSBB,” ujar Hendri.

Berbagai negara yang melaksanakan social distancing yang ketat berhasil melewati puncak pandemi ini.

Rewako pun menilai ketegasan dari pelaksanaan PSBB menjadi kunci utama agar segera mengurangi penularan virus korona di Kabupaten Gowa. Kebijakan ini bisa dilakukan secara efektif dan efisien dengan dukungan penuh masyarakat. Oleh karena itu Rewako mengajak peran serta masyarakat untuk mematuhi aturan PSBB dengan cara:

  1. Beraktivitas di rumah saja, termasuk beribadah, bersekolah dan bekerja.
  2. Bagi masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak, tidak perlu keluar rumah. Kecuali untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan.
  3. Bagi yang tidak bisa di rumah saja karena pekerjaan, wajib disiplin untuk selalu cuci tangan, keluar rumah menggunakan masker, dan menghindari memegang wajah.
  4. Sesampainya di rumah segera mandi, cuci baju serta menyemprot disinfektan barang-barang yang dibawa dari luar.
  5. Jika terdapat gejala ringan, segera mengisolasi diri di rumah.
  6. Jika terdapat gejala berat, segera periksakan diri ke rumah sakit dan berikan keterangan jujur kepada pihak Kesehatan agar mendapat penanganan yang tepat.

Tinggalkan Komentar