Anggota DPRD Minta Pemkot Makassar Bantu Karyawan yang Dirumahkan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Nurul Hidayat.

Makassar, PANRITA.News – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Nurul Hidayat meminta pemerintah kota (Pemkot) tetap menyalurkan sembako yang telah dianggarkan untuk masyarakat meskipun PSBB tidak diperpanjang.

Kata dia, Pembatasan Sosial Berskla Besar (PSBB) yang dilakukan di Makassar belum maksimal. Banyaknya warga masyarakat yang kurang patuh, pelanggaran terjadi dari pihak perusahaan.

“Sebetulnya, saya setuju jika PSBB diperpanjang. Tapi sulit diterapkan Pemkot, mengingat PSBB butuh anggaran besar dan itu belum tersedia,” jelasnya.

Sebelum menerapkan PSBB, Pemkot harus menyediakan sembako untuk warga masyarakat. PSBB diterapkan, namun masih banyak warga yang belum mendapatkan sembako,” ujarnya kepada berita-sulsel.com melalui via telepon, Selasa, (5/5/2020).

“Warga disetiap kelurahan ada saja yang melakukan keributan. Hal ini wajar, alokasi pembagian sembako tidak merata. Saya sangat prihatin akan musibah Covid 19 yang terjadi di bulan ramadan ini. Semoga wabah ini cepat berakhir, perekonomian bisa berjalan normal kembali,” tambahnya.

Kata Nurul, permasalahan besar saat ini, masyarakat tidak menerima alasan dari Pemkot. “Mereka menilai punya hak mendapat sembako, apa lagi telah mengumpulkan biodata seperti KTP dan KK. Apalagi banyak karyawan yang mengalami PHK dan dirumahkan tanpa batas waktu yang jelas,” katanya

Nurul berharap, pemerintah kota menyelesaikan masalah karyawan yang dirumahkan. Bukan hanya sembako, tapi juga masalah lain.

“Dampak PHK ini sangat terasa. Hal ini menambah angka pengangguran. Hal ini bisa memacu terjadi aksi kriminal. Mereka kebingungan mencari sumber kehidupan. Sebab, tidak semua warga memiliki barang yang bisa dijual,” paparnya.

Tinggalkan Komentar