Notaris Makassar Minta Aktivitas Profesi Notaris Tetap Diizinkan saat Penerapan PSBB

Dedi Ardiansyah, Wakil Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI). (Foto: Ist)

Dedi Ardiansyah, Wakil Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI). (Foto: Ist)

Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Makassar pada Jumat (24/4/2020) mendatang.

Sejumlah aturan pun digodok dalam rancangan Peraturan Walikota (Perwali).

Di antara aturan tersebut, sejumlah bidang usaha dan pekerjaan ada yang masih tetap diizinkan dan tidak untuk beroperasi selama PSBB di Makassar.

Merespon hal tersebut, salah satu Notaris Kota Makassar, Dedi Ardiansyah meminta kepada Pj Wali Kota Makassar untuk juga memasukkan dalam Perwali agar tetap mengizinkan aktivitas pekerja Notaris untuk juga tetap beroperasi.

“Wali Kota perlu memasukkan mengenai aktivitas profesi notaris yang harus tetap berjalan di masa pelaksanaan PSBB Makassar,” kata Dedi Ardiansyah yang juga wakil Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI), dalam keterangan tertulisnya Senin (20/4/2020).

Menurut Dedi, berkaca dari PSBB di Kota Tangerang bahwa aktifitas profesi notaris dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) masih tetap berjalan dan itu dinyatakan secara tegas sebagai profesi yg dikecualikan untuk tetap beroperasi dalam masa PSBB.

Hal itu sesuai dengan Perwali Kota Tangerang pasal 10 yang salah satunya tetap mengizinkan aktivitas berkerja di kantor Notaris/Pejabat Akta Tanah.

“Sebagaimana Tangerang yang memasukkan secara tegas dalam aturan bahwa profesi Notaris dan PPAT harus tetap berjalan, namun tentu saja disesuaikan dengan ketentuan mengenai pembatasan jumlah orang dalam suatu transaksi dan protokol penanganan pencegahan covid 19 secara umum,” ujarnya.

Dedi mengungkapkan bahwa terkait penyusunan Perwali dalam PSBB di Kota Makassar, ia mengharapkan agar masukan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam menyusun rancangan aturan tersebut.

“Kita butuh masukanlah dari berbagai pihak dalam penyusunan draft Perwali,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Gerak Bersama, Andi Yuslim Patawari (AYP) mendukung agar aktivitas notaris juga diizinkan tetap berlangsung di tengah penerapan PSBB.

“Meskipun di tengah pandemi, aktivitas notaris harus tetap diizinkan berjalan. Hal itu karena tentu masih banyak yang membutuhkan jasa Notaris. Dan Notaris juga merupakan salah satu pilar dalam perekenomian negara,” jelas AYP.

Tinggalkan Komentar