PSBB di Makassar, Ojol Dilarang Bawa Penumpang

Ilustrasi driver ojek online. (foto: merdeka.com)

Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 24 April hingga 7 Mei 2020 mendatang.

Selama PSBB di Makassar nantinya, Ojek Online (ojol) dilarang membawa penumpang dan hanya diperbolehkan membawa barang.

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengungkapkan bahwa larangan ojol membawa penumpang sudah tertuang dalam peraturan wali kota (perwali) terkait PSBB yang saat ini sedang disusun.

“Jadi bukan hanya ojol saja, tapi semua pengendara motor tidak boleh berboncengan atau membawa penumpang. Demikian juga dengan pengemudi mobil, ada batasan penumpangnya yang hanya bisa mengangkut 50 persen dari total penumpang biasanya. Jadi kalau mobil biasanya muat lima orang, hanya bisa muat dua atau tiga penumpang saja,” jelas Iqbal kepada Wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Pihak Pemerintah Kota Makassar meminta pihak perusahaan ojol agar menghilangkan sementara fitur angkut penumpang pada aplikasinya. 

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak Gojek dan Grab agar menghilangkan fitur angkut penumpangnya untuk sementara selama PSBB berlaku di Makassar. Jadi yang ada hanya membawa barang, pesanan makanan,” jelasnya.

Terkait aturan-aturan lain nantinya selama PSBB akan tertuang keseluruhan dalam draf-draf peraturan wali kota Makassar.

Tinggalkan Komentar