Pendatang dari Zona Merah Capai 110 Orang, GTP Covid-19 Selayar Tingkatkan Upaya Pencegahan

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. Husaini saat menyampaikan keterangan pers.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. Husaini saat menyampaikan keterangan pers.

Selayar, PANRITA.News – Update data penanganan Corona Virus atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan hingga 15 April 2020 masih stagnan di zona kuning.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Husaini, M. Kes, mengatakan bahwa hingga hari ini, Rabu (15/4/2020), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang, dengan rincian proses pengawasan (masih dirawat) 1 orang, dan proses pengawasan (isolasi mandiri) 1 orang.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 60 orang, dengan rincian proses pemantauan 14 hari 31 orang, sedangkan selesai pemantauan 14 hari/sehat sebanyak 29 orang.

dr. Husaini mengungkapkan, sejauh ini edukasi isolasi mandiri selama 14 hari orang tanpa gejala karena adanya resiko riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal (zona merah) sebanyak 1334 orang. Dengan rincian proses isolasi mandiri 14 hari 495 orang, selesai isolasi 14 hari (sehat) sebanyak 839 orang.

Dalam keterangannya bahwa kasus di Indonesia masih terus bertambah, dan penyebarannya semakin hari semakin meluas. Dimana jumlah kasus positif sudah tembus diangkat 4.839 kasus. Sedangkan provinsi yang melapor masuk dalam zona merah sebanyak 15 provinsi.

Sementara di Provinsi Sulawesi Selatan sendiri sudah 231 kasus positif covid-19. Dari 24 Kabupaten/Kota dilaporkan sudah 13 Kabupaten/kota sudah terjangkit. 3 Kabupaten/Kota sudah berada di zona merah yaitu Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros.

“Dengan mendasari hal tersebut, tentu sudah menjadi ancaman bagi Kabupaten Kepulauan Selayar karena zona merah semakin dekat dengan daerah kita. Interaksi masyarakat kita dengan masyarakat zona merah masih terus berlanjut,” ungkap dr. Husaini dalam keterangan persnya di media center gusus tugas percepatan penanganan kasus covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hingga hari ini kata dr. Husaini, jumlah pendatang ke Kabupaten Kepulauan Selayar dari zona merah tercatat 110 orang. Hal tersebut sangat beresiko karena dapat membawa virus penyebab Covid-19. Olehnya itu dr. Husaini mengajak agar upaya pencegahan harus ditingkatkan dan terus digalakkan.

“Kita harus sepenuhnya mematuhi semua himbauan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kita semua harus patuh dan disiplin melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari sehabis melakukan perjalanan dari daerah zona merah,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar