TA PMD P3MD Maros Koordinasikan Desa Tanggap Covid-19

TA PMD P3MD Maros, Andi Mappisona. (Ist)

Maros, PANRITA.News – Di Tengah Kondisi merajalelanya wabah virus Corona atau Covid-19 yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga penting untuk semua komponen sesegara mungkin bergerak dalam pencegahan dan penanggulangannya.

Melalui Surat Edaran Menteri Desa PDTT RI No 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid-19 dan penegasan Padat Karya Tunai, kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan No. 443.2/2178/DPMD tentang petunjuk tata cara menggeser pembelanjaan Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak Desa dapat menjadi pedoman bagi pemerintah desa sebagai payung hukum dalam pencegahan virus Covid-19.

Andi Mappisona selaku Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Maros pun menegaskan bahwa telah mengkoordinasikan kepada 80 Desa di Maros untuk segera menindaklanjuti Surat Edaran tersebut.

“Tenaga Pendamping Profesional dalam hal ini Pendamping Desa siap melakukan koordinasi dengan pemerintah desa. Dan juga pemerintah desa harus sesegera mungkin menindaklanjuti surat edaran tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujar Andi Mappisona melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Andi Mappisona pun berharap agar wabah virus Corona ini segera berlalu.

“Seyogyanya kita semua wajib untuk terlibat langsung maupun tidak langsung untuk mengatasi persoalan yang menimpa negeri kita, khususnya desa kita. Semoga badai ini segera berlalu. Amin,” ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Yudhi AW, selaku Pengurus MASIKA ICMI Kabupaten Maros, bahwa Desa harus segeral melakukan pendataan terhadap masyarakat yang mempunyai riwayat perjalanan jauh dalam dua bulan terakhir ini sebagai upaya identifikasi awal sumber penyebaran Covid-19.

“Mari kita bersama-sama untuk turun melakukan pencegahan dalam penyebaran virus Covid-19. Penyemprotan disinfektan yg dilakukan juga bisa beriringan dengan melakukan pendataan lokal terhadap masyarakat yang mempunyai riwayat bepergian jauh dalam dua bulan terakhir sebagai upaya mendeteksi dini penyebaran Virus Covid-19,” kata Yudhi.

Tinggalkan Komentar