Setengah Tahun MPOS Terpasang, PAD Sinjai Meningkat Drastis

Setengah Tahun MPOS Terpasang, PAD Sinjai Meningkat Drastis

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (kiri), didampingi Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Darmawan (kanan) saat melakukan transaksi menggunakan MPOS di salah satu rumah makan di Kabupaten Sinjai.

Sinjai, PANRITA.News – Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pajak rumah makan, restoran, hotel dan warung di Kabupaten Sinjai, cukup berpotensi.

Sejak perangkat Mobile Payment Online Sistem (MPOS) terpasang enam bulan lalu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai mencatat telah menerima realisasi pajak tersebut hingga ratusan juta rupiah.

Sedangkan khusus awal tahun ini realisasi PAD sudah berada di angka Rp41 Juta per Januari 2020.

“Jadi sejak dipasang Juli 2019 lalu sampai Desember kemarin PAD yang berhasil kita tarik itu sebesar Rp.296.579.440”, beber Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Darmawan, Rabu (29/1/2020)

Terkait penambahan perangkat MPOS, kata Asdar pihaknya saat ini sudah mengusulkan ke tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, mengingat penggunaan MPOS telah memberi peningkatan PAD setelah diterapkan di Kabupaten Sinjai.

“Kita sudah minta tapi masih butuh persetujuan dari Korsupgah KPK dulu”, tambahnya.

Asdar berharap penerimaan pajak di sektor ini, bisa maksimal dengan dukungan dari para pelaku usaha.

“Kita berharap pengusaha bisa bekerjasama sebab setengah tahun saja sudah menyumbang banyak apalagi kalau setahun, minimal dua kali lipatnya lah”, ketusnya.

Sekadar diketahui jumlah perangkat MPOS yang saat ini sudah terpasang di Kabupaten Sinjai sebanyak 31 unit dan tersebar di beberapa kecamatan.

Pendistribusian 31 perangkat MPOS ini dilakukan dua kali, dimulai sejak Bulan Juli 21 unit oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan 10 unit bulan Oktober 2019 lalu.

Tinggalkan Komentar