Direktur Formal Sulsel Dukung Penerapan Program Adiwiyata di Sekolah

Program Adiwiyata.

Makassar, PANRITA.News – Direktur Utama Forum Komunikasi Alternatif Pemuda Sulawesi Selatan (Formal Sulsel) Usman mendukung soal penerapan pengelolaan sekolah berbudaya dan peduli lingkungan atau biasa disebut Program Adiwiyata yang bakal diterapkan Pemprov Sulsel.

Program Adiwiyata bakal diluncurkan melalui Dinas Pengelolan Lingkungan Hidup (DPLH) Sulsel di setiap sekolah.

Menurut sarjana Pendidikan Agama Islam UIN Alauddin Makassar ini, bahwa program sekolah adiwiyata sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap lingkungan hidup.

“Apalagi, sasarannya sekolah. Hal ini demi mewujudkan sekolah ramah lingkungan, bersih, nyaman dan mempesona, sehingga lingkungan sekolah tak terlihat kaku,” ucap Usman melalui keterangan persnya, Senin (26/01/2020).

Usman menyebut, ada puluhan bahkan ratusan sekolah di Sulsel yang secara kasat mata bila dipandang layaknya ‘kuburan’.

“Nah, banyak sekolah yang mengutamakan pembangunan infrastuktur tapi melupakan kelestarian lingkungan. Suasananya kering dan gersang, karena kurang penghijauan. Itukan terlihat seperti deretan batu nisan di kuburan,” tuturnya.

Dengan inisiatif Kadis DPLH Sulsel, Andi Hasdullah menerapkan Sekolah Adiwiyata, menurut Usman adalah langkah yang patut diapresiasi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, nyaman, terbuka dan bersahabat.

“Suasana belajar itu perlu peningkatan, bukan di dalam kelas terus. Hal itu akan membosankan bagi siswa. Nah, kalau setiap sekolah melalukan penghijauan dapat mempengaruhi susana belajar yang nyaman dan tentram,” tuturnya.

Sebelumnya, Andi Hasdullah, yang baru menjabat sebagai Kadis DPLH Sulsel bakal menerapkan pengelolaan sekolah berbudaya dan peduli lingkungan atau sering disebut sekolah adiwiyata.

Bahkan, ia menghimbau seluruh kepala sekolah tanpa terkecuali untuk mengeluarkan surat keputusan tentang pelaksanaan sekolah adiwiyata.

Dikutip dari laman resmi Pemprov Sulsel, Hasdullah menyebut bahwa seluruh sekolah harus digerakkan untuk mengelola lingkungan sekolah yang ramah lingkungan.

“Saya berharap seluruh kepala sekolah menerbitkan surat keputusan tentang pelaksanaan Adiwiyata yang menjadi rujukan masing-masing sekolah untuk memaksa setiap sekolah menerapkan Adiwiyata,” sebut Hasdullah seperti dikutip sulselprov.go.id, Jumat (17/01/2020).

Tinggalkan Komentar