Akibat Banjir, BPBD Soppeng Catat Kerugian Capai Rp 39 Miliar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng merilis data kerusakan yang melanda tiga Kecamatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng merilis data kerusakan yang melanda tiga Kecamatan.

Soppeng, PANRITA.News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng merilis data kerusakan akibat banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Soppeng beberapa waktu lalu.

Daerah yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Marioriawa, Donri-donri, dan Ganra. Dengan ketinggian air kurang lebih satu meter. Bahkan satu rumah hayut terbawa arus deras banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Soppeng, Syahrani menjelaskan bahwa estimasi kerugian akibat banjir yang melanda tiga kecamatan di wilayahnya mencapai Rp 39,2 miliar lebih.

“Ini estimasi kerugian dari tiga kecamatan terdampak banjir sesuai laporan dari masing masing kecamatan,” ujarnya.

Data BPBD Soppeng, jumlah penduduk yang terdampak banjir pada 12 Januari lalu di Kecamatan Marioriawa sebanyak 935 kepala keluarga.

Sedangkan di Kecamatan Donri-donri sebanyak 1.232 kepala keluarga dan Kecamatan Ganra 477 kepala keluarga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Soppeng Rokhyanti mengatakan, jumlah keseluruhan mencapai 2.644 kepala keluarga. Terkena dampak banjir di tiga kecamatan.

Dia menambahkan, untuk kerusakan di Bidang SDA dan OP Irigasi sebanyak Rp 24.553.709.000, dan kerugian di bidang bina marga sebanyak Rp 14.470.000.000 dan di Bidang Perumahan dan Pemukiman sebanyak Rp 100.000.000 serta di Bidang Peternakan sebanyak Rp 139.000.000.

Untuk pertanian pertanaman padi musim tanam Oktober 2019 – Maret 2020 yang terendam atau tergenang 301,3 Ha. Maka dari itu dibutuhkan benih padi 7.532,50 Kg untuk mengganti pertanaman yang mengalami kerusakan.

Tinggalkan Komentar