Penertiban Stadion Mattoangin Makassar Berujung Ricuh

Penertiban Stadion Mattoangin Makassar Berujung Ricuh

Suasana penertiban stadion Andi Mattalatta eks Mattoangin di jalan Cendrawasih Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/1/2020). (Foto: Antara)

Makassar, PANRITA.News – Penertiban Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar berujung ricuh, Rabu (15/1/2020).

Satpol melakukan penertiban dengan mencoba memasuki berbagai arah Mattoanging, salah satunya dari gerbang masuk Mattoanging yang berada di Jalan Stadion.

Namun, massa yang berjaga dari kawasan Mattoanging menyerang Satpol PP dengan lemparan batu hingga tembakan busur.

Awalnya, Satpol PP bersama kepolisian mencoba melakukan persuasif dengan massa yang berada di balik pagar. Satpol PP meminta massa membuka pagar yang digembok.

Namun massa menolak membuka pagar hingga Satpol PP berusaha membujuk massa agar mau membuka pagar.

Kericuhan pun terjadi saat Satpol PP berusaha membuka paksa pagar. Seketika hujan lemparan batu mengarah ke Satpol dari balik pagar.

Dari kericuhan itu, tiga anggota Satuan Polisi Pamong Praja terluka saat proses penertiban aset.

Eksekusi tersebut didasari Surat Keputusan Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah per tanggal 9 Oktober 2020 soal pengambilalihan status stadion Mattoangin.

“Ini dilakukan agar stadion bisa ditata ulang dan bisa dilakukan gunakan secara aman dan nyaman baik digunakan masyarakat berolahraga maupun bermain sepakbola. Sebab, stadion ini sudah menjadi aset pemerintah,” katanya kepada wartawan usai penertiban.

Tinggalkan Komentar