17 Gerbang Tol Ditutup Akibat Banjir Jabodetabek

17 Gerbang Tol Ditutup Akibat Banjir Jabodetabek

Jasa Marga tindaklanjuti titik-titik genanagan air di tol Jakarta-Cikampek.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menutup sementara 17 gerbang tol di lima jalan tol mulai Rabu (1/1) pukul 10.30 WIB. Pasalnya, terdapat sejumlah titik jalan tol yang tergenang banjir dan juga masih tingginya curah hujan.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru megatakan, untuk jalan Tol Jakarta-Cikampek terdapat enam gerbang tol (GT) yang ditutup. Yakni GT Cikarang Barat 4 arah Jakarta, GT Cibitung 1 & 2, dan GT Tambun. Lalu GT Cikarang Barat 5, GT Cikarang Timur arah Jakarta dan GT Cibatu.

“Untuk jalan Tol JORR Non S, pentupan ada di GT Cikunir 4,” ujar Heru dalam siaran persnya, Rabu.

Adapun untuk jalan Tol Dalam Kota, terdapat delapan GT yang ditutup. Yakni GT Tanjung Duren, GT Jelambar 2, dan GT Angke 2. Lalu GT Slipi 1, GT Tebet 1 dan GT Senayan. Ditambah GT Cawang serta GT Kuningan 1.

Dua GT lainnya yang ditutup adalah GT Pondok Ranji Utama arah BSD di Jalan Tol JORR Ulujami-Pd Aren. Lalu GT Serpong 1 Jalan Tol Kunciran-Serpong.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan dapat mencari akses terdekat lainnya untuk dapat melanjutkan perjalanan melalui jalan tol Jasa Marga,” ujar Heru.

Seperti dilaporkan sebelumnya, sejumlah ruas jalan tol digenangi banjir sejak Rabu pagi. Seperti di kilometer 14+400, Grogol, pada pukul 08.15 WIB air menggenang setinggi 5-10 sentimeter. Sedangkan untuk Tol Japek, air juga menggenang setinggi 5-10 cm di lima titik.

Sejumlah wilayah Jabodetabek tergenang banjir sejak Rabu subuh. Musababnya, hujan yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) malam. Hingga berita ini dibuat, sejumlah wilayah dilaporkan masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Tinggalkan Komentar