BPIP Gelar Koordinasi-Sinkronisasi Materi Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila di Makassar

BPIP Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi Materi GBHIP Pancasila di Makassar

BPIP Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi Materi GBHIP Pancasila di Makassar.

Makassar, PANRITA.News – Badan Pembinaaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengelar kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Materi Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila (GBHIP) dan Buku Pancasila: Dialektika dan Masa Depan Bangsa, di Hotel Dalton Makassar, Rabu (13/11/2019).

Kegiatan yang akan berlangsung sampai besok Kamis (14/11) ini diikuti beberapa elemen diantaranya dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Akademisi dan Guru serta Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda.

Hal itu diungkapkan Direktur pengkajian Materi BPIP, Mohd. Sabri AR dalam sambutannya bahwa kegiatan ini diikuti dari tiga elemen atau kelompok. “Dan tujuan kegiatan ini adalah untuk penyamaan persepsi tentang pancasila,” ujarnya.

Senada disampaikan dalam sambutan dan arahan Plt. Kepala BPIP, Prof. Haryono tentang pancasila bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk menerima masukan atau rekomendasi terkait materi Garis Besar Haluan Ideologi dan Buku Pancasila: Dialektika dan Masa Depan Bangsa.

“Pancasila merupakan nilai-nilai luhur bangsa kita, nilai-nilai inilah yang disebutkan oleh bung karno sebagai mutiara bangsa, Pancasila bukan hanya sekadar dasar kehidupan, tapi ia juga pandangan dan juga lakon hidup manusia Indonesia yang memiliki mental merdeka,” ujar Haryono.

Lanjut Haryono mengatakan, nilai yang paling utama dalam Pancasila adalah gotong royong.

“Nilai pancasila yang paling utama adalah gotong-royong, bukan hanya sekadar bersih-bersih, Tetapi gotong-royong harus diawali juga dari pikiran kita dan juga kebijakan yang diambil,” lanjutnya.

Menurut Prof Haryono, Generasi milenial hari berada dalam kondisi kekosongan kognisi kolektif tentang pemahaman terhadap pancasila. Olehnya itu, pancasila yang merupakan warisan perlu terus dijaga dan ditanamkan kepada generasi.

“Pancasila bukanlah warisan alam yang ada dengan sendirinya, namun pancasila merupakan warisan kultural yang digali dan harus terus dijaga,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar