Gowa, PANRITA.News – Puluhan Pemuda dan masyarakat Desa Erelembang melakukan aksi damai di Dusun Biringpanting, Desa Erelembang Kecamatan Tombolo pao Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jum’at (01/11/2019) lalu.
Aksi tersebut memprotes banyaknya masyarakat dari luar Desa menggarap tanah di Desa Erelembang.
“Pemindahan tapal batas desa menuai konflik di masayarakat, sebab banyak masyarakat dari luar Desa Erelembang masuk menggarap tanah leluhur kami,” tutur Agus, warga Desa Erelembang.
Agus meminta pemindahan tapal batas antara Desa Erelembang dan Kelurahan Tamaona Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa, harus diverifikasi dengan baik tanpa harus memutuskan dan menetapkan secara sepihak.
Sementara itu, Kepala Desa Erelembang, Putra Syarif Pabeta dikonfirmasi Panrita News, Selasa (12/11/2019) Sore, mengatakan, sejauh ini pihak pemerintah desa telah berusaha bersama masyarakat agar tidak ada konflik di masayarakat terkait tapal batas desa.
Bahkan, Putra Syarif mengaku, Pemerintah Desa Erelembang pernah ingin melakukan hearing bersama pemerintah kelurahan Tamaona, tokoh masyarakat dan pihak kecamatan terkait penyelesaian konflik.
Namun, upaya tersebut lanjut Syarif, tidak terlaksana sebab tidak diindahkan oleh pihak Kecamatan.

Comment