Dituduh Jadi Dalang Kerusuhan Papua, Benny Wenda Angkat Bicara

Benny Wenda (Foto: BBC Indonesia)

Makassar, PANRITA.News – Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda membantah bahwa dirinyalah sebagai dalang kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menuding Benny telah menginstruksikan, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) untuk melakukan kerusuhan.

“Sudah nanti Kepolisian yang menjelaskan dan yang melakukan seperti ini. Tapi serangan ini kan dilakukan KKB mereka. Itu yang mereka itu kan dapat instruksi langsung dari Benny Wenda untuk menyerang warga pendatang dan melakukan kerusuhan di kota-kota,” kata Wiranto di Jakarta, Jumat (4/10/2019) seperti dikutip dari Liputan6.com.

Benny Wenda Tegaskan Tidak Pernah Keluarkan Instruksi

Sementara itu, Benny Wenda sendiri menegaskan bahwa tak pernah menginstruksikan penyerangan terhadap sipil di Papua. Apalagi di Wamena.

“Saya tidak pernah keluarkan perintah operasi untuk membunuh rakyat yang tidak berdosa yang hanya tandang ke Papua untuk cari hidup,” kata Benny seperti dilansir dari Tirto, Selasa (8/10/2019).

“Keterlibatan saya tidak ada bukti,” tegasnya.

Wenda berulangkali menegaskan kembali, musuh utamanya untuk memerdekaan Papua ialah: Kolonialisme. Bagi dia, pemerintah Indonesia telah menjajah Tanah Papua, sejak 1 Desember 1961.

“Keberadaan pemerintah Indonesia dan militer di Papua dalam hukum internasional adalah ilegal,” tuturnya.

Ini tudingan kedua Wiranto terhadap Wenda. Awalnya Wiranto menuding Wenda sebagai “provokator” protes besar-besaran di Papua terkait tindak pidana rasisme di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, pada Jumat (16/8/2019).

Wenda menganggap wiranto telah “Lempar batu sembunyi tangan.” Model kepemimpinannya diragukan.

Leave a Reply