Gelar Rakorwil II, KAHMI Sulsel Angkat Tema “SDM Unggul, Hukum Berdaulat”

Rapat Koordinasi Wilayah II Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) di Hotel Santika, Sabtu (5/10).

Rapat Koordinasi Wilayah II Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) di Hotel Santika, Sabtu (5/10). (Ist)

Makassar, PANRITA.News – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah II Majelis di Hotel Santika, Sabtu (5/10/2019).

Kegiatan yang mengangkat tema “SDM Unggul, Hukum Berdaulat” turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah (NA).

Nurdin Abdullah menyampaikan, bahwa sebagai Gubernur selalu bersedia untuk hadir di acara KAHMI. Pemerintah Sulsel dan Indonesia punya kepentingan bagi KAHMI dan harus menjadi mitra strategis sekaligus memberikan koreksi. Apalagi memiliki kekuatan telah melahirkan tokoh-tokoh hebat.

“Di Sulsel ada Kak Roem (HM Roem), banyak tokoh-tokoh lain, baik di pemerintahan, Kampus dan swasta,” sebutnya.

Ia berharap KAHMI memberikan dapat memberikan kontribusi bagi Sulsel, karena memiliki banyak sosok yang hebat dari KAHMI. Ia pun merencanakan bahwa untuk kantor sekretariat KAHMI baik kota Makassar dan Sulsel akan disediakan di Monumen Mandala setelah direhabilitasi.

“Kami menginisiasi, karena kami berharap sebagai lembaga pemikir untuk keberlangsungan pemerintahan ini,” sebutnya.

Nurdin bercerita tentang penggemblengan yang diterimanya di Universitas Hasanuddin. Bercerita tentang HM Roem, mantan Ketua DPRD Sulsel, saat Nurdin masih mahasiswa, Roem telah memimpin di kampus. Demikian juga pada zaman kepemimpinan mantan Rektor Unhas, Ahmad Amiruddin. Ia sempat dipanggil menghadap untuk menjadi Ketua KNPI.

“Saya ingat betul Prof Amiruddin, saya dipanggil beliau, saya diminta waktu itu menjadi Ketua KNPI. Setelah saya diceramahi. Saya berikan surat diterima di Kampus di Jepang. Beliau pun mengatakan, ‘Kamu ikut itu, itu masa depan kamu ada di situ’,” kenang Nurdin.

Sementara itu, Koordinatir Presidium KAHMI Nasional, Herman Haeron, dalam sambutannya menyebutkan, KAHMI Pusat mendorong majelis wilayah untuk melakukan akselarasi pada berbagai hal. Serta mendorong terwujudnya manusia yang unggul dan inovatif, untuk negara. HMI dan KAHMI hadir dalam kemerdekaan.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dibuat film tentang KAHMI dan juga pembangunan perpustakaan digital.

Sedangkan, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sulsel, HM Roem menyampaikan, ajang ini juga sebagai bentuk silaturahim dengan Gubernur.

“Pak Gubernur lebih aktif di senat mahasiswa. Saya tahu betul karena saya aktif di 77-87,” kata mantan Ketua DPRD Sulsel ini.

Ia mengatakan bahwa KAHMI ada di semua lini, ada yang menjadi bupati, wakil bupati dan pengusaha. Sehingga potensinya sangat besar.

“Potensinya ada dimana-mana, petani juga ada. Jika potensi ini bisa kita satukan. Saya kira sebagian persoalan bangsa ini dapat teratasi,” sebutnya

Tinggalkan Komentar