1000 Pohon Mangrove di Barru Punah, HMI MPO Sulselbar Minta Pemeriksaan Amdal PLTU

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Sulselbar, Samsuryadi

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Sulselbar, Samsuryadi.

Barru, PANRITA.News – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Sulselbar, Samsuryadi meminta pemeriksaan terhadap Amdal PLTU Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut setelah Samsuryadi berkunjung ke lokasi Mangrove yang berada di belakang PLTU Barru, Lingkungan Bawasaloe.

Untuk diketahui, penanaman 1000 pohon Mangrove di lokasi tersebut dilaksanakan pada 2018 tahun lalu.

Penanaman itu dilakukan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, HMI MPO Cabang Barru, dan Kerukunan Mahasiswa Barru.

Namun, saat ini, Kata Samsuryadi, saat meninjau lokasi tersebut, tidak satupun Mangrove yang tumbuh.

Samsuryadi menduga ini ada kaitannya dengan air laut yang panas akibat pencemaran dari limbah cair PLTU Barru.

“Saya duga ini adakaitannya dengan air laut yang panas akibat limbah dari PLTU Barru. 1000 mangrove yang berhasil ditanam oleh beberapa pemuda waktu itu, tak satupun yang tumbuh,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Panrita News, Kamis (15/8/2019).

Padahal, lanjutnya, Bibit mangrove yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup tentu sudah sesuai dan siap tanam.

“Waktu itu saya jemput langsung (bibitnya) di pangkep. Hari ini kami kecewa karena tak satupun yang berhasil tumbuh,” ujar Samsuryadi.

Olehnya itu, Ia meminta Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak PLTU, untuk mengecek sendiri pencemaran lingkungan serta memperhatikan (KA) ANDAL, RKL dan RPL.

“Saya juga sudah mengambil sampel air dan diskusi dengan masyarakat sekitar PLTU. Mereka mengatakan air laut di sini terlalu panas. Padahal mesin yang beroprasi baru satu mesin bagaimana kalau keduanya,” bebernya.

Samsuryadi juga mengaku telah berdiksusi dengan pihak PLTU, Rahmat, sebelum mengunjungi lokasi Mangrove. Namun, diakuinya respon yang diterimanya sangat normatif.

Saat ini, HMI MPO Sulselbar akan menunggu respon dari pihak terkait. Jika memang tak ditanggapi, ia mengaku akan melakukan pemantauan lanjutan dan melakukan aksi dan memanggil tim penilai amdal agar bisa meninjau kembali dampak yang telah terjadi.

“Apabila memang dampak tersebut tidak bisa diatasi, maka lebih baik Amdal PLTU diganti saja dan dilakukan uji publik. Sehingga tak memberi dampak berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” Tutupnya.

Tinggalkan Komentar