Video: Tagih Janji Jokowi Soal Gaji Pengangguran, Pemuda Ini Gantung Ijazah

Makassar, PANRITA.News – Seorang pemuda bernama Wawan Hirawan mendadak viral usai menyebarkan videonya yang ingin fokus menjadi pengangguran lantaran berharap digaji oleh pemerintah.

Video yang terunggah di akun Facebook pribadi Wawan Hirawan pada Sabtu 29 Juni 2019 tersebut nampak ia memakai baju hitam dan membelakangi beberapa ijazahnya tertempel di dinding.

Di dalam video tersebut, Wawan mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Wawan Hirawan ingin mengucapkan selamat untuk bapak jokowi dan bapak KH. Ma’ruf Amin atas terpilihnya menjadi presiden dan wakil presiden,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wawan mengatakan dirinya akan gantung ijazah dan ingin fokus jadi pengangguran.

“Sesuai dengan janji bapak sebelumnya, ingin menggaji setiap pengangguran maka hari ini saya resmi gantung ijazah dan ingin fokus menjadi pengangguran,” lanjutnya.

Di akhir video ia berharap agar Jokowi-Ma’ruf mampu menjalankan amanah, “Selamat ya pak, semoga amanah. Terima kasih,” tutupnya.

Sebelumnya, Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo sebelum ditetapkan kembali menjadi Presiden, dikabarkan berencana akan memberikan gaji kepada para lulusan SMP, SMK/SMA, dan Universitas yang belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur.

Namun Jokowi sempat memberikan penjelasan mengenai hal tersebut terkait dana insentif untuk pemegang Kartu Pra Kerja yang akan diluncurkan.

Menurut Jokowi, insentif tersebut bukan berarti memberikan gaji kepada pengangguran.

“Bukannya memberikan gaji pada yang nganggur. Jadi kalau ada isu itu harus bisa jawab,” ujar Jokowi saat menjadi pembicara dalam Festival Satu Indonesia di Gedung Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3/2019) Bulan lalu.

Menurut Jokowi, Kartu Pra Kerja diberikan bagi anak-anak muda yang baru tamat dari Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau lulusan Perguruan Tinggi yang akan mencari kerja.

Melalui kartu ini, para lulusan sekolah bisa mendapatkan program pelatihan keterampilan atau vocational training.

Tinggalkan Komentar