Gara-gara Beda Pilihan, Caleg Ini Bongkar Empat Makam di Takalar

Sebanyak empat makam dibongkar paksa atas permintaan salah satu caleg 2019 di lingkungan Pangkarodde, Kelurahan Pate'ne, Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.

Sebanyak empat makam dibongkar paksa atas permintaan salah satu caleg 2019 di lingkungan Pangkarodde, Kelurahan Pate'ne, Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.

Takalar, PANRITA.News – Gara-gara beda pilihan, sebanyak empat makam dibongkar paksa atas permintaan salah satu caleg 2019, tepatnya di lingkungan Pangkarodde, Kelurahan Pate’ne, Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.

Diketahui, caleg berinisial BT dari partai Gerindra di Takalar itu secara tiba-tiba mendatangi rumah kerabatnya yakni keluarga Daeng Ngampa, agar empat makam keluarga Daeng Ngampa dipindahkan dari tempat pekuburan yang diduga milik caleg tersebut.

Sementara itu, Rusli Ngampa, salah satu pihak keluarga yang menjadi korban pembongkaran makam secara paksa tersebut menyebut seorang oknum caleg gagal partai Gerindra marah lantaran tak didukung saat pemilu kemarin.

“Pekuburan yang berada di dalam sana memang miliknya, dan empat kuburan itu dia minta harus dibongkar,” ujarnya.

Rusli, mengatakan pemilik makam yakni caleg gagal tersebut, meminta agar dalam kurun waktu sehari, empat makam itu harus pindah dari lahan miliknya.

“Saya sungguh kecewa berat dan sakit hati, namun apa daya kami harus gali dan pindahkan jasad tersebut ke tempat lain,” kata Rusli.

Sementara Lurah Pate’ne, Darul A Rahmat, membenarkan kabar pembongkaran empat makam di wilayahnya yang menjadi viral di media sosial.

“Betul itu, ada memang pembongkaran kuburan dan ada empat yang dibongkar paksa lantaran adanya perselisihan antara salah satu caleg dan kerabatnya, yang mungkin karena soal dukung-mendukung begitu,” kata Darul dikutip dari Kumparan, Selasa (11/6/2019).

Kini empat jasad tersebut telah dipindahkan ke tanah keluarga Daeng Ngampa, tak jauh dari kuburan yang sebelumnya dibongkar.

Tinggalkan Komentar