Aliansi Pemuda dan Masyarakat Tuntut Copot Lurah Bontoramba Gowa

Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Kelurahan Bontoramba Kecamatan Bontonompo Selatan menggelar aksi di depan kantor lurah Bontoramba, Gowa, Senin (10/6/2019).

Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Kelurahan Bontoramba Kecamatan Bontonompo Selatan menggelar aksi di depan kantor lurah Bontoramba, Gowa, Senin (10/6/2019).

Gowa, PANRITA.News – Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Kelurahan Bontoramba Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) menggelar aksi demonstrasi, Senin (10/6/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut berangkat dari keresahan pemuda dan masyarakat melihat realitas yang nampak jelas bahwa apa yang dilakukan kepala kelurahan Bontoramba tidak bisa lagi didiamkan.

“Ketika menjadi pemimpin itu kemudian dilimpahkan sebuah tugas pokok dan fungsi sesuai yang sudah tertera dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 73 Tahun 2005 yang terdiri dari 5 bagian namun tidak pernah dijalankan,” ujar salah satu orator.

“Bahkan sesuai pernyataan dari kebanyakan masyarakat yang mengatakan secara langsung bahwa selama 2 tahun 10 hari kepemimpinnya tak ada sinergi yang baik terbangun antara bapak lurah sebagai patron dengan masyarakat. Ini tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri seluruh masyarakat di kelurahan bontoramba terkait kondisi kedepannya ketika ini dibiarkan berlarut-larut terus-menerus bahkan akan membawa kelurahan bontoramba pada kota mati dari sumber daya alam dan sumber daya manusianya,” lanjutnya.

Kurang lebih 50 orang yang mengikuti aksi ini berlangsung tertib selama satu setengah jam didepan kantor kelurahan Bontoramba kecamatan Bonsel, Gowa dan di pertigaan pasar Bontoramba.

Massa aksi menuntut segera pencopotan SK kepala kelurahan Bontoramba atau pergantian kepala kelurahan.

Sementara itu, Camat Bontonompo Selatan Mappatangka yang menerima massa aksi menegaskan akan menindaklanjuti keinginan dan harapan besar pemuda dan masyarakat Bontoramba.

Masyarakat dan pemuda kelurahan Bontoramba memberikan waktu selama tujuh hari lamanya kepada camat Bonsel untuk menyelesaikan masalah ini.

“Jika dalam waktu yang sudah ditentukan itu tidak ditepati maka akan ada aksi yang lebih besar dengan massa yang lebih banyak lagi diberbagai ruas-ruas kelurahan bontoramba,” tegas Ikhsan selaku korlap yang menyampaikan hasil kesepakatan massa aksi disaksikan warga sekitar dan masyarakat luar Bontoramba.

“Walaupun pak camat secara tegas mengeluarkan pernyataan bahwa akan mengakomodir aspirasi pemuda dan masyarakat kelurahan bontoramba dilengkapi dengan data data yang real ke pemerintah daerah tapi lagi-lagi ini bukan akhir di perjuangan, kami akan terus mengawal aspirasi ini sampai ke pemda gowa dengan jangka waktu paling lambat 7 hari dan kemudian tidak ada hasil ataupun hasil itu tidak diindahkan maka kami akan menggelar aksi yang besar-besaran dengan massa yang massa yang lebih banyak,” tutup Ikhsan dalam orasinya.

Senada dengan hal tersebut, Jenderal lapangan Aksi, Erwin juga menegaskan bahwa massa aksi akan terus mengawal tuntutan ini.

“Kami akan terus mengawal aspirasi ini sampai kemenangan itu hadir didepan mata serta telah di pegang atau diraih oleh pemuda dan masyarakat kelurahan bontoramba sesuai dengan konsolidasi pemantapan,” ujarnya.

“Lagi-lagi ini menegaskan keinginan besar dari seluruh masyarakat kelurahan bontoramba untuk pergantian lurah yang lebih baik dan mampu bersinergi dengan masyarakat tentunya,” lanjut Erwin.

Tinggalkan Komentar