Alumni HMI Bahas Outlook Pemilu 2019

Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Bulukumba menggelar buka puasa bersama dan dialog politik dengan tema "Outlook Pemilu 2019: Perspektif KAHMI" di Abbana Cafe, Bulukumba Minggu, (26/5/2019).

Bulukumba, PANRITA.News – Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Bulukumba menggelar buka puasa bersama dan dialog politik dengan tema “Outlook Pemilu 2019: Perspektif KAHMI”.

Dialog juga dihadiri ratusan kader HMI Cabang Bulukumba dengan menghadirkan narasumber Wakil Ketum DPP AMPI Jamaluddin M Syamsir dan Ketua MD KAHMI Bulukumba Mulyadi Mursali, di Abbana Cafe, kota Bulukumba, Minggu (26/5/2019).

Dalam paparannya, Ketua KAHMI Bulukumba, Mulyadi Mursali, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan di setiap bulan ramadan, sebagai ajang silaturahmi sekaligus sharing pendapat terkait isu sosial, ekonomi dan politik.

“Apalagi saat ini masih hangat hangatnya perbincangan pasca Pemilu 2019, belum selesai ternyata Publik Bulukumba sudah membincang Pilkada, karena antara Pileg dan Pilkada memang rentang waktunya relatif berdekatan,” ujarnya.

Owner Citra TV Kabel Bulukumba ini, kembali mengajak kader HMI untuk terus menjaga semangat juang dalam mengawal demokrasi di Bulukumba, khususnya momentum Pilkada 2020 yang tahapannya tidak lama lagi dihelat.

“Kita patut berbangga dengan kehadiran kita bersama khususnya yang pernah dikader di HMI, mampu memaksimalkan potensi di setiap panggung demokrasi,” papar Mulyadi, yang juga aktivis HMI Cabang Ujung Pandang di era tahun 1990an.

“Kita ini (kader dan alumni HMI) memiliki kekuatan yang luar biasa, sehingga harus terus terjaga untuk menghadapi kontestasi ke depan dalam rangka menciptakan kehidupan madani, menuju masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,” terangnya menambahkan.

Semantara itu, Jamaluddin M Syamsir, di hadapan ratusan peserta mengatakan, ke depan pemilu yang memaketkan Pilpres dan Pileg meski dievaluasi. Hal itu pula menjadi rekomedasi sejumlah Parpol maupun lembaga survei.

“Pemilu 2019 kali ini hasilnya kita bayar ratusan penyelenggara yang meninggal. Termasuk aparat, sehingga memang harus dipisah,” kata Jamaluddin, mantan Ketua KNPI Sulsel.

JMS akronim Jamaluddin M Syamsir berpandangan hal lainnya adalah, Pemilu 2019 sadar atau tidak melahirkan apatisme terhadap sebagaian masyarakat, di mana pemilih lebih condong pada pemilihan tingkat Kabupaten dan Presiden.

“Baiknya karena hasil pemilu kali ini transparan, kita sangat mudah mengakses hasilnya. Hanya yang menjadi catatan lain adalah lemahnya pengawasan dan proses terhadap oknum yang melakukan politik uang maupun bagi bagi sembako,” kata JMS, Eks Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya tersebut.

Lebih jauh mantan Tenaga Ahli Mensos RI itu kembali menyatakan keseriusannya untuk maju sebagai Calon Bupati Bulukumba.

“Saya maju untuk membatantahkan bahwa pemuda atau aktivis itu tahunya hanya berdemo atau pelengkap saja. Sebagai salah satu manifestasi pemuda, saatnya kita rebut kemenangan 2020,” tegas JMS, Alumnus UIN Alauddin Makassar tersebut.

Sekadar diketahui, Mulyadi Mursali dan Jamaluddin Syamsir, keduanya senter disebut bakal maju pada Pilkada Bulukumba tahun 2020 mendatang.

Tinggalkan Komentar