Karena Malu, Wanita Muda Tega Habisi Nyawa Bayinya di Makassar

AY (18), seorang wanita yang nekat membuang bayi yang dilahirkannya saat dibawa ke kantor Polres Pelabuhan Makassar, Rabu (8/5/2019) malam.

Makassar, PANRITA.News – Seorang wanita muda berinisial AY (18) yang tega menghabisi nyawa bayi yang dilahirkannya di sebuah toilet butik tempat ia bekerja diperiksa di Polres Pelabuhan Makassar.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar AKP Benny Pornika mengatakan, alasan utama AY nekat menghabisi darah dagingnya itu lantaran malu kepada keluarganya karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan S (24).

“Karena malu, jadikan akhirnya hamil di luar nikah,” ungkapnya seperti dikutip dari Kompas, Jumat (10/5/2019).

Benny menambahkan, AY melahirkan di sebuah toilet tempatnya bekerja tanpa dibantu orang lain pada hari Sabtu (4/5/2019) lalu.

Ia melahirkan di usia kandungannya yang baru delapan bulan. Pembunuhan pun terjadi ketika AY yang baru saja melahirkan panik usai mendengar tangisan bayi yang dilahirkannya tersebut.

Wanita muda ini pun akhirnya mengambil pisau dapur lalu menusuk bayinya kemudian dimasukkan ke dalam ember. Lalu memasukkan bayi tak berdosa itu ke dalam kantong plastik dan membuangnya ke selokan tempat butiknya yang berada di Kecamatan Wajo, Makassar.

“Kebetulan dia kerja di sebuah ruko di Makassar dan tinggal di ruko itu. Terus pada hari Sabtu pelaku ini melahirkan anaknya di kamar mandi, kemudian dibunuh anaknya pakai pisau,” imbuhnya.

Sebelumnya, personil Tim Ghost Dermaga Kepolisian Resor Pelabuhan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengamankan AY dan S usai ketahuan membunuh dan membuang bayi yang telah dilahirkannya di sekitar ruko di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/5/2019) lalu.

Kedua pelaku diamankan di sebuah butik di Jakan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, di sekitar pukul 22.00 Wita di hari yang sama. Namun Benny menyebut pembunuhan yang dilakukan AY tidak direncanakan.

“Kalau berencana sih tidak tapi karena spontanitas. Kan habis melahirkan bayinya menangis dan mungkin dia panik,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar