Gowa, PANRITA.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, menghentikan pengiriman mahasiswa baru untuk program pendidikan investasi 1/4 abad.
Kepala Dinas Pendidikan Gowa Salam mengatakan, penghentian tersebut sebagai imbas pengambil alihan kewenangan pengelolaan pendidikan Sekolah menengah atas (SMA/SMK) oleh pemerintah provinsi (Pemprov) sejak 2017 silam.
“Pada waktu itu masih kewenangan Kabupaten, sekarang tidak bisa lagi karena sekarang kewenangan kita hanya SD dan SMP saja. Bagiamana bisa SMP langsung masuk kuliah, kan tidak mungkin,” ujarnya.
Meski demikian, kata dia, program tersebut hingga saat ini masih tetap jalan untuk yang sementara masih kuliah, saat ini masih mencapai ratusan orang dan tersebar di berbagai universitas terkemukan di Indonesia.
Program investasi seperempat abad sendiri diinisiasi sejak masa jabatan Ichsan Yasin Limpo sebagai Bupati Gowa, pada 2014 lalu.
Dalam program ini putra-putri terbaik Kabupaten Gowa dibiayai hingga tuntas baik untuk biaya hidup maupun pendidikan selama menuntut ilmu di jenjang perguruan tinggi. Pemkab Gowa sudah menggandeng 28 universitas terbaik di Seluruh Indonesia.
Dan di tahun 2018 lalu, satu angkatan pertama yang dikuliahkan di ITN Malang sudah menjalani proses wisuda dengan menyabet prestasi membanggakan keluar sebagai wisudawan terbaik di ITN Malang karena memiliki IPK tertinggi.

Comment