DPR RI Dorong Bawaslu Selidiki 15 Camat di Makassar

Jakarta, PANRITA.News – Terkait kasus dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan 15 camat di Makassar, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Rebublik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo meminta Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penyelidikan dengan serius.

Hal ini disampaikan melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, (25/02/19).

“Saya mendorong Bawaslu secara serius menyelidiki kasus pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh para camat tersebut, serta menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” kata Bambang.

Bambang mengatakan hal itu terkait dengan langkah Bawaslu yang memanggil 15 camat di Makassar untuk diperiksa.

Dalam rekaman video yang beredar luas, para camat tersebut terlihat menghadiri deklarasi untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden/wakil presiden.

Ia juga mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui pemerintah daerah bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengimbau dan mengingatkan seluruh ASN untuk bersikap netral.

“Para ASN harus netral saat menjalankan tugas dan fungsinya, mengingat salah satu fungsi ASN adalah pemersatu bangsa,” ujar dia.

Comment