Makassar, PANRITA.News – Melalui tagline Sombere dan Smart City, pengembangan pariwisata Kota Makassar lebih mencerminkan kearifan lokal, yakni rumah untuk semua orang dan mengedepankan pemanfaatan teknologi high touch with high tech menuju pariwisata 4.0.
Makassar sebagai ibu kota Sulawesi Selatan mempunyai kedudukan strategis sebagai pusat pelayanan dan pengembangan bagi Kawasan Timur Indonesia. Juga memegang peranan penting dalam berbagai sekitar khususnya di sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu dalam kata sambutannya pada acara Forum Perangkat Daerah Dinas Pariwisata Tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Sabtu (23/2/2019).
Acara ini bertema Sinergitas Stakeholder Membangun pariwisata Berbasis Masyarakat Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0.
Turut hadir dalam acara ini, organisasi perangkat daerah terkait bidang pariwisata, camat, dan LPM se-Kota Makassar, akademisi, asosiasi kepariwisataan, dan tokoh masyarakat.
“Kegiatan koordinasi pembangunan pariwisata bertujuan menjalin kerja sama dengan para stakeholder kepariwisataan, menyamakan persepsi antara pemerintah dan stakeholder tentang arah pembangunan pariwisata Kota Makassar. Juga ebagai forum untuk menyusun perencanaan strategi yang tepat guna dalam pengembangan kepariwisataan di Kota Makassar,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu.
Lebih lanjut, kata dia, melalui kegiatan Forum Perangkat Daerah Dinas Pariwisata Kota Makassar, saya mengharapakan terbangunnya sinergitas yang lebih solid seluruh stakeholder terkait bidang pariwisata dalam memormulasikan strategi pengembangan pilar-pilar pariwisata.
Hal Ini menjadi langkah awal untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang lebih fokus pada pembangunan destinasi di tahun 2019.
Pengembangan sektor pariwisata tidak terlepas dari peran masyarakat dalam meningkatkan potensi wisata yang ada di Kota Makassar dan butuh sentuhan yang betul-betul fokus pada satu titik destinasi.
Ketua PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail yang menjadi narasumber dalam forum ini mendorong masyarakat sadar wisata, memulai dari hal yang sederhana, namun dampaknya luar biasa, seperti tidak buang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan.
Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar Ichwan Jacub yang juga hadir mengatakan, terkait dengan usaha di bidang pariwisata baik hotel, maupun rumah makan agar mendorong percepatan pemasangan CCTV yang terkoneksi dengan War Room Diskominfo Kota .
Hal ini karena CCTV dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Makassar dan juga wisatawan domestik maupun mancanegara dan berdampak positif bagi pemilik CCTV itu sendiri.
Lebih lanjut, kata Ichwan Jacub, “Perlu mendorong Dinas pariwisata Kota Makassar agar mempunyai indikator bagi penyedia jasa kuliner. Kuliner-Kuliner apa saja yang dapat direkomendasikan terhadap para pengunjung dan wisatawan yang termonitor oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar melalui CCTV”.(*)

Comment