Peringati Hari Jadi Bulukumba, Mulyadi Mursali Ingatkan Nilai Moral Keagamaan

Bulukumba, PANRITA.News – Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Jadi ke-59 sejak terbentuknya 1960 silam, tepat di hari ini Senin (4/2/2019).

Mulyadi Mursali, yang ditemui disela-sela acara peringatan HUT Bulukumba, menyampaikan apresiasinya atas capaian Bulukumba di bawah kepemimpinan AM Sukri Sappewali sebagai Bupati dan Tomy Satria Sebagai Wakil Bupati.

Meski begitu, ia berharap pada momentum peringatan kali ini, sekaligus menjadi ajang introspeksi atas apa yang belum tercapai dan juga sebagai semangat untuk melaksanakan program yang belum terlaksana.

“Atas nama pribadi dan mantan Anggota DPRD Bulukumba, mengucapkan selamat hari jadi Bulukumba, semoga dibawah kepimpinan AM Sukri Sappewali dan jajarannya Bulukumba bisa lebih maju sejahtera dan terdepan,” ujar Mulyadi Mursali yang merupakan Mantan Anggota DPRD Bulukumba periode 2009-2014 ini.

Selain itu, Mulyadi yang juga Caleg DPRD Provinsi Sulsel partai Demokrat ini megapresiasi perayaan hari jadi yang dilakukan Pemerintah bersama DPRD Bulukumba dengan menggelar rapat paripurna istimewa. Hal yang diakui tidak pernah dilaksnakan di periode sebelumnya.

“Sepertinya baru pada perayaan kali ini. Memang selayaknya sebagai sebuah momentum hari jadi simbol terbentuknya kabupaten seremoni perayaannya memang dilaksanakan secara resmi. Apalagi perayaan hari jadi Bulukumba  adalah amanah peraturan daerah yang diatur dalam perda tentang lambang daerah dan hari jadi Bulukumba,” paparnya.

Mul saapan akrabnya, juga menyinggung terkait  tema kegiatan yakni Meningkatkan Kinerja dan Etos Kerja Dalam Mewujudkan  Bulukumba Sejahtera dan Sukses Pemilu 2019.

Menurutnya, penyenggaraan pemerintahan di Bulukumba harus mengendepankan nilai-nilai moral keagamaan. Sebab katanya, Bukumba adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai keagamaan.

“Sebagai penggiat media di Bulukumba, untuk menciptakan pemilu 2019 yang demokratis, perlu peran aktif media di bulukumba, selain itu integritas dan moralitas kegaman seluruh penyelenggara” sebutnya.

“Sebagai pilar ke-4 dalam demokrasi media tidak hanya sebatas sebagai media sosialisasi  tetapi media juga berfungsi memberikan edukasi atau pencerdasan masyarakat dalam berdmokrasi beradab dan bermartabat,” tambah Mulyadi.

Leave a Reply