Cerita Istri Korban Banjir di Barru Saat Didatangi Nurdin Abdullah

Barru, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi, Selatan, Nurdin Abdullah mengunjungi langsung rumah duka korban hanyut akibat bajir di Kabupaten Barru. 

Kedatangan orang nomor satu di Sulsel ini membuat kejut istri almarhum Muhammad. Ia kaget tidak memyangka akan didatangi seorang Gubernur.

Ferawati (nama istri almarhum) dan ibu dari almarhumah Julfia merupakan korban kedua dari bencana banjir tersebut. Julfia merupakan anak dari ibu Ferawati dan almarhum Muhammad yang wafat atas kejadian bencana banjir ini.

“Saya sangat kaget saat melihat kedatangan orang banyak, ternyata Gubernur pak Nurdin Abdullah,” kata Ferawati sambil menangis bersedih dihadapan seluruh masyarakat dan pemerintah kabupaten dan Provinsi Sulsel, Sabtu (29/12/2018).

Menurut Ferawati, suami dan anaknya itu meninggal dalam keadaan saat berpelukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu lanjutnya, dengan musibah yang terjadi ini membuat dirinya merasa kehilangan dan sangat sedih. .

“Saya sangat bersedih pak, tapi terimakasih atas kedatangannya,” tuturnya disambut dengan hangat dari Bupati Barru dan Gubernur Sulsel, di Desa Paciro, Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusung.

Perempuan paru baya itu sambil menangis tersedu-sedu kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Barru Suardi Saleh menceritakan kejadian yang menimpah suami dan anaknya.

“Suami saya itu pak, mau menjemput anak saya yang pulang sekolah. Saya kaget setengah mendengar informasi suami saya terbawa arus air,” urainya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, mayat suami beserta anaknya akan dikebumikan siang ini, di kediamannya, di Desa Paciro, Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusung, Kabupaten Barru.

Comment