Takalar, PANRITA.News – Kurang lebih 100 hari pencoblosan Pemilu 2019, pergerakan caleg di semua tingkatan mulai nampak di permuakaan. Termasuk di Daerah Pemilihan Gowa Takalar yang dianggap sejumlah pihak sebagai salah satu dapil neraka di Sulsel.
Sejumlah nama incumbent dan penantang baru dari seluruh partai akan bertarung memperebutkan alokasi tujuh kursi di Dapil ini. Di PPP misalnya, nama incumbent Asrul Makkaraus masih menjadi magnet bagi kader berlambang ka’bah maupun tokoh masyarakat di Takalar.
Caleg PPP Dapil 2 Takalar, Ahmad Arfit alias Aco Nai mengaku elektabilitas Asrul masih susah terbendung untuk di Takalar.
“Dengan pergerakan lapangan yang cukup massif, Pak Asrul kami yakini, khususnya di dapil 2 Takalar, masih dominan lah,”kata Arfit, Jumat (28/12/2018) pagi.
Arfit yang merupakan aktifis senior di Takalar berharap agar caleg PPP dapil Gowa-Takalar untuk bergerak lebih massif.
“Saya sih berharap kita dapat dua kursi di dapil Gowa Takalar, meski itu berat. Yang pasti, dari bincang bincang sesama caleg PPP, baru pak Asrul Makkaraus yang kelihatan ini di Takalar” katanya.
Tak hanya Arfit, beberapa tokoh PPP lintas kecamatan juga mengaku hanya mengenal nama Asrul dari deretan nama caleg PPP. Daeng Tula misalnya, warga Cakura ini mengaku merupakan pemilih fanatik PPP sejak jaman Orde Baru.
“Untuk Pemilu 2019, dari pergerakan caleg PPP provinsi, kami hanya mengetahui nama Asrul Makkaraus. Yang lain mungkin cuma fokus di Gowa,” kata Daeng Tula.

Comment