Makassar, PANRITA.News – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi mahasiswa Islam tertua dan terbesar di Indonesia yang usianya menuju 72 tahun tak bisa lepas dari dinamika.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Cabang Gowa Raya, Ahlun Ansar berharap kepada seluruh kader HMI untuk senantiasa tidak terpengaruh oleh berbagai isu hoaks yang selalu menyudutkan HMI.
Menurutnya, selaku kader HMI, dengan menyandang sebutan insan akademis, pencipta, pengabdi dan bertanggung jawab semestinya bersikap hati-hati dalam menangkap segala isu yang berkembang di tubuh HMI.
“Kami mengharap kepada seluruh kader untuk selalu menjaga keutuhan HMI dari PB HMI hingga Komisariat, dinamika apapun yang terjadi, tak bisa dijadikan alasan untuk membuat HMI terpecah belah, ” Ungkapnya saat ditemui di Kampus UIN Alauddin Makassar, Rabu (19/12/18).
Katanya, lebih baik seluruh kader untuk fokus pada perkaderan yg berkualitas tanpa perlu saling menfitnah sesama kader akibat kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Selaku kader HMI, hemat saya tak perlu mempersoalkan berbagai perbedaan pendapat yang muncul di HMI, yang mesti diprioritaskan adalah menjaga perkaderan HMI tetap berkualitas,” Lanjut Ahlun.
Selain itu ia mengingatkan untuk selalu waspada terhadap semua ancaman dari luar yang dapat membahayakan HMI.
“Kader HmI wajib menjaga ancaman atas indikasi antek-antek komunis di negeri ini yang tidak pernah diam dan tetap menginginkan HmI lenyap, menjaganya dengan tetap fokus pada perkaderan,” tutupnya.

Comment