Legislator Bulukumba Dapil IV Dinilai Tidak Serius Kawal Aspirasi

Bulukumba, PANRITA.News – Rakhmat Fajar salah seorang pemuda asal Desa Tugondeng, Kecamatan Herlang, menilai Anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Herlang, Kajang dan Bontotiro, tidak serius mengawal aspirasi masyarakat di dapilnya khususnya di Desa Tugondeng.

Hal itu diungkapkan lantaran jalan di desanya tak kunjung diperbaiki semenjak anggota DPRD Kabupaten Bulukumba periode 2014-2019 dilantik. Jalan ia maksud adalah penghubung antara Desa Tugondeng dan Desa Karassing tepatnya berada di Dusun Lassanru dan Bonto Bainang.

“Sudah beberapa kali kita suarakan tapi sampai saat ini belum ada perbaikan. Makanya saya bilang bapak dan ibu anggota DPRD yang terhormat ini tidak serius mewakili aspirasi kami,” jelas pemuda yang akrab disapa Fajar ini.

Lanjut Fajar yang merupakan eks Ketum HMI Bulukumba ini, jalan tersebut diakui telah rusak parah sejak lima tahun lalu kondisinya pun sudah sangat memprihantinkan dimana jika musim hujan mirip kubangan kerbau dan jika siang hari jalan berdebu.

“Poros Desa Tugondeng dan Desa Karassing itu sekitar 2 Kilometer jalan rusak. Ada juga penghubung ke Desa Pataro masih ada yang rusak tepatnya di Dusun Bonto Sura, ini masuk tahun politik, jangan sampai dijadikan bahan politik untuk mengkampanyekan diri. Kami ingatkan buat legislator tolong perhatikan jalan di desaku,” paparnya.

Olehnya ia berharap sebelum mengakhiri tugas anggota DPRD dapil IV pada 2019 mendatang, untuk mampu menunaikan jabatan dengan baik dengan memperjuangkan perbaikan jalan di desanya.

“Kalau tidak bisa di APBD Perubahan 2018 ini kami harap Bapak dan Ibu Dewan yang terhormat satu suara untuk mendorong anggaran perbaikan jalan di APBD Pokok 2019. Kami ini juga bayar pajak, jangan beralasan tidak ada anggaran. Harus kreatif dong mencarikan solusi, ini soal keseriusan mereka saja,” jelasnya.

Sementara itu anggota DPRD Bulukumba, dapil IV asal Kecamatan Herlang Abd Rajab, mengaku kalau jalan tersebut menjadi perhatian khusus pihaknya. Hanya saja keterbatasan anggaran sehingga fokus pada skala prioritas.

“Kita akan maksimalkan itu. Perlu ditahu juga kita tentu lebih prioritas pada daerah pendukung kemarin, kan itu beban moril kita. Tapi tetap semua daerah pemilihan akan diupayakan,” jelasnya. (rilis)

Tinggalkan Komentar