Operasi Zebra Hari Pertama, Emak-Emak Ini Mengamuk Saat Ditilang

Operasi Zebra Hari Pertama, Emak-Emak Ini Mengamuk Saat Ditilang

Operasi Zebra Hari Pertama, Emak-Emak Ini Mengamuk Saat Ditilang

Gorontalo, PANRITA.News – Hari pertama Operasi Zebra di Gorontalo diwarnai kejadian unik.

Seorang Perempuan berinisial YA mengamuk dan melawan polisi saat hendak ditilang di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato. Bahkan video peristiwa tersebut viral di media sosial.

Kejadian emak-emak mengamuk saat hendak ditilang pada saat Operasi Zebra di Gorontalo itu bermula ketika wanita berinisial YA hendak pulang usai makan bersama suaminya di sebuah warung.

Saat hendak pulang, YA melintas dengan cara melawan arah.

“Betul kami tidak lewat jalur sebenarnya, soalnya kami sudah dekat dengan pertigaan yang mau kami lalui. Tapi tiba-tiba ada polisi menghampiri kami,” kata YA.

YA yang berasal dari Desa Buntulia Tengah Kecamatan Buntulia pun menyesalkan sikap petugas. Pasalnya, banyak pengendara tak menggunakan helm tapi tidak ditindak.

Bahkan menurutnya, polisi dalam Operasi Zebra itu tak menggunakan sopan santun sebagaimana seharusnya.

“Kunci motor saya langsung dicabut, mereka tanya SIM dan STNK. Saya cuma ke warung, jadi tidak membawa SIM. Mereka memaksa membawa motor kami, kasar,” ucap YA.

Wanita di Gorontalo ngamuk saat Operasi Zebra itu pun menanyakan prosedur penilangan lantaran tak ada papan tanda operasi yang biasanya terletak di tengah jalan.

Adapun sebagaimana diterangkan Kasat Lantas Polres Pohuwato AKP Okta Rahmansyah, SIK, tindakan yang dilakukan anggotanya dalam Operasi Zebra di Pohuwato sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menurutnya, sebagaimana tertuang pada PP Nomor 80 Tahun 2012, ada dua sistem penindakan terhadap pelanggar.

Sistem pertama adalah hunting, sedangkan sistem kedua adalah stasioner (menggunakan papan tilang). “Patroli yang dilakukan juga dilengkapi dengan surat perintah,” ujar Okta.

Aksi emak-emak ngamuk saat hendak ditilang itu pun viral setelah video beredar di media sosial yang salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Eris Riswandi.

“Ibu ini di hentikan petugas karena melawan arus dan tidak mengenakan helm, namun saat akan di tilang dia mulai memarahi petugas dan menyerang warga sipil yang ikut menonton kejadian tersebut, bahkan ibu ini sempat meludahi petugas,” tulis Eris, 30 Oktober 2018.

Comment