Makassar, PANRITA.News – Aliansi Mahasiswa Pesisir Towuti (AMPT) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo, Rabu, (23/10/2018).
Aksi yang diawali di Jembatan Layang kemudian bergeser ke Kantor DPRD Sulsel menuntut pengadaan listrik 24 Jam di 5 Desa Pesisir di Luwu Timur.
“Mendesak kepada pemerintah untuk segera memberikan masyarakat pesisir danau towuti listrik 24 jam. Selain itu, mendesak pemda Kabupaten Luwu Timur untuk segera menuntaskan pemerataan pembangunan di daerah pesisir danau towuti,” ungkap Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Pesisir Towuti (AMPT) Ahmad Yahya.
Selain iltu, Jendral Lapangan Aksi AMPT Syahrul atau kerap disapa Allu menegaskan bahwa aksi ini diawali dari kesadaran untuk masyarakat pesisir dan tidak terikat dengan pihak manapun lantaran menurutnya hal ini hanyalah untuk masyarakat pesisir di 5 desa di Luwu Timur.
“Mendesak PT Vale untuk meningkatkan Sumber Daya dan pemanfaatan sdm di wilayah pesisir danau towuti. Tegaskan aksi ini tidak di tunggangi oleh pihak manapun,” tegas Allu.
Saat melakukan aksi demonstrasi, AMPT mendapat sambutan hangat dari DPRD Provinsi Silsel dalam hal ini Armin Mustamin Toputiri. Menurut Syahrul bahwa pihak DPRD akan memberikan upaya memfasilitasi tuntutannya.
“Kami diterima anggota DPRD Sulsel Armin Mustamin Toputiri dan dia siap mempertemukan mahasiswa dengan Pemda, DPRD dan PT Vale sendiri.”

Comment