Prabowo-Sandiaga Promosikan OKE OCE di PBNU

Prabowo-Sandiaga
Prabowo-Sandiaga

Jakarta, PANRITA.News – Bakal calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menyambangi pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Kamis (16/8/2018) sore.

Dalam pertemuan tersebut, pasangan Prabowo-Sandiaga juga menyampaikan program yang akan diterapkan jika memperoleh amanah memimpin Indonesia dalam waktu lima tahun ke depan.

Program tersebut adalah OKE OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) yang juga diterapkan di provinsi DKI Jakarta.

“Disinggung program OKE OCE bisa disandingkan dengan kegiatan santri, sehingga nanti di pesantren dan di beberapa tempat-tempat pelatihan wirausaha ini bisa digunakan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tutur bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno di Kantor PBNU, Jakarta.

Sandiaga juga menyampaikan, dalam pertemuan dengan pimpinan PBNU membahas program-program untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan untuk para santri.

“Kita sampaikan akan menggagas satu program adaptasi program OK OCE santri preuner, dimana akan ada pelatihan, pendampingan akan ada kemudahan pemasaran, akan ada kemudahan untuk perizinan, pelaporan keuangan,” tutur Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga menyampaikan komitmennya untuk menciptakan pengusaha dari kaum santri dan akan memberikan akses permodalan untuk berwirausaha.

Di sisi lain, kata Sandiaga, dalam pertemuan dengan pimpinan PBNU itu, mereka saling bertukar pikiran mengenai masalah terkini yang dihadapi bangsa Indonesia, terutama masalah di bidang ekonomi.

Misalnya, persoalan kemiskinan, menciptakan suatu ekonomi yang lebih adil, serta stabilitas harga-harga kebutuhan pangan yang terjangkau.

“Ini (persoalan ekonomi) merupakan concern kita bersama, tapi kita tidak ingin menyalahkan kebijakan (pemerintah) tertentu, tapi kita sepakat bersama-sama bergandeng tangan untuk memikirkan kondisi bangsa kita,” kata Sandiaga.

“Bisa menciptakan percepatan pembangunan dan memperbaiki kebijakan-kebijakan yang belum berpihak kepada kemandirian ekonomi dan belum berpihak pada perjuangan bersama rakyat,” sambung Sandiaga.