Caleg Bulukumba Didominasi Pemuda, Ini Kata Jubir NasDem

Bulukumba, PANRITA.News – Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilu yang akan dihelat April 2019 mendatang telah memasuki babak baru. Sejumlah bakal calon mulai gencar mensosialisasikan dirinya di daerah pemilihannya masing-masing.

Tidak terkecuali Legislator Incumbent yang masih akan bertarung untuk kembali berebut kursi di Parlemen.

Yang menarik di Pemilu kali ini adalah munculnya wajah baru, Bahkan caleg wajah baru ini didominasi oleh tokoh Pemuda.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Panggung kontestasi perebutan kursi DPRD saat ini diwarnai oleh sejumlah caleg dari tokoh pemuda.

Kehadiran caleg pemuda ini pun dinilai sebagai kekuatan politik baru di daerah bertajuk Butta Panrita Lopi. Juru Bicara Partai NasDem Kabupaten Bulukumba, Syamsul Bahri Majjaga mengaku bangga atas wajah politik Bulukumba hari ini.

“Secara pribadi, saya anggap ini adalah keberhasilan ‘Kita Bulukumba’. Keterlibatan Pemuda Bulukumba untuk bertarung di Pemilu 2019 adalah bukti bahwa keinginan untuk memberi sumbangsi besar terhadap Bulukumba telah lahir sejak ini,” ujar Zul Majjaga.

Bahkan Zul Majjaga mengaku bahwa Spirit Pemuda kali ini tidak lepas dari politik gagasan yang terbangun di kalangan anak muda Bulukumba selama ini.

“Jika anak muda benar-benar ingin menjadikan momentum dalam ramansa demokrasi substansial, maka langkah awal yang harus diambil adalah menentukan politik gagasan sebagai rujukannya.” imbuh Zul yang juga Caleg NasDem untuk DPRD Bulukumba Dapil 4.

Lebih jauh, Beradu politik gagasan menurut Zul, membuat pertarungan politik berlangsung sehat, tanpa kegaduhan. Demokrasi yang sehat akan menjaga stabilitas ekonomi bahkan mendorong kemajuan ekonomi.

“Pemilu kali ini adalah pemilu politik gagasan. Saya yakin, komitmen ini bisa menjadi landasan bagi anak muda untuk bertarung dalam semangat yang sama,” lanjutnya.

Olehnya itu, Ia mengajak pemuda untuk berkolaborasi dengan mengusung konsep konsolidasi demokrasi di Pemilu kali ini, khususnya di Bulukumba.

“Ini alasan kenapa saya mengajak pemuda berkolaborasi dengan mengusung konsep konsolidasi demokrasi di level lokal,” tutup Zul.

Tinggalkan Komentar