Mahasiswi UIN Asal Bulukumba Tantang Pemuda Milenial Jaga Kemurnian Suara

mahasiswi uin

Bulukumba, PANRITA.News – Salah seorang mahasiswi UIN Alauddin Makassar asal kabupaten Bulukumba, Dwy Erviana Pasimai tantang pemuda untuk melek politik. Ia berpandangan, politik adalah seni untuk mengaktualkan gagasan-gagasan progresif.

“Memang kurang etis jika mahasiswa terlibat ke politik praktis, tetapi bukan berarti tidak melek politik. Saya kira politik adalah seni yang bersifat dinamis,” kata Dwy Erviana Pasimai, Selasa (22/5/2018) malam.

Mahasiswi yang tercatat di fakultas Syariah dan Hukum UINAM ini menjelaskan, saatnya pemuda milenial mengambil porsi di dunia politik. Menurutnya, era ini dituntut kemurnian nurani dalam menyalurkan suara pada setiap momentum politik.

“Karena politik gagasan itulah maka kemurnian suara menjadi prioritas. Membumikan politik gagasan merupakan tanggung jawab bersama untuk perubahan yang lebih baik ke depan,” papar Dwy Erviana.

Terakhir, Ia menyebut sosok Syamsul Bahri sebagai politisi muda yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat. Baginya, Zul Majjaga sapaan akrab politisi NasDem itu selalu memiliki gagasan-gagasan pembaharuan.

“Satu suara menyatukan kita itu penting dan sebuah komitmen politik gagasan. Karena itu, saya berharap agar kak Zul Majjaga mengisi kursi legislatif di kabupaten Bulukumba tahun 2019,” terangnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan dari Syamsul Bahri baik secara lisan maupun tertulis. Namun, meme ‘Suara Menyatukan Kita’ telah massif di sosial media akhir-akhir ini.(*)

Editor: Ahmad

Tinggalkan Komentar