Desak Kades Mengundurkan Diri, Warga Ancam Boikot Pemilu

Boikot

Kantor Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba Diboikot Warga

Bulukumba, PANRITA.News – Ratusan masyarakat Desa Bontomate’ne Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba akan melakukan boikot terhadap Pemilihan Umum (Pemilu) yang dihelat dalam beberapa bulan ke depan.

“Ratusan masyarakat telah bersepakat akan memboikot Pemilu jika Kepala Desa (Kades) Bontomate’ne tidak mengundurkan diri atau dicopot dari jabatannya,” ungkap tokoh masyarakat (tomas) desa Bontomate’ne, Abdul Haris melalui telepon seluler, Rabu (11/4/2018) malam.

Kami resah dengan kondisi desa Bontomate’ne, kata dia, sudah beberapa bulan tidak kondusif akibat polemik seorang kepala desa yang diduga melanggar norma agama dan moral.

“Polemik ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan dan hingga kini belum ada titik kejelasan dari pihak yang bersangkutan untuk mengundurkan diri,” tegas tomas yang akrab disapa Soi.

Sementara tokoh pemuda Bontomate’ne, Herianto mendesak agar pihak kepolisian (Polres) Bulukumba untuk segera menangkap pelaku penyebar foto tak senonoh kades Bontomate’ne di Facebook.

“Ini awal kejadian yang membuat gaduh dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat desa Bontomate’ne. Kami perhimpunan pemuda dan mahasiswa Bontomate’ne mendesak agar Polres Bulukumba segera menangkap pelaku penyebar foto itu,” jelasnya dengan nada agak jengkel.

“Jika dalam waktu dekat Polres Bulukumba tidak mampu menyelesaikan kasus ini, maka kami yang berhimpun sebagai mahasiswa Bontomate’ne akan melapor ke Polda kemudian menyurat ke DPR RI Komisi III,” tegas Heri yang juga aktivis HMI.

Hingga saat ini, para tokoh masyarakat, pemuda bahkan ibu-ibu rela begadang di malam hari dan menduduki Kontor Kepala Desa Bontomate’ne.(*)

Editor: Aswin

Comment