Makassar, PANRITA.News – Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Kota Palu (KMKP) Makassar, Dwi Putra Kurniawan mengecam Walikota Palu atas keluarnya izin kegiatan Miss Waria.
Sebelumnya, Walikota Palu, Hidayat memberikan penjelasan terkait dikeluarkannya izin Miss Waria di Kota Palu.
“Menjadi waria itu bukan keinginan mereka. Melainkan ketetapan Tuhan. Tidak ada manusia yang bisa mengubah itu. Termasuk yang bersangkutan,” ujar Hidayat.
Mengetahui hal tersebut, Dwi Putra Kurniawan sangat menyayangkan pernyataan Walikota Palu itu.
“Kami merasa pelaksanaan lomba miss waria tersebut sangat bertentangan dengan visi misinya yakni, Palu Beradat dan Berbudaya, dilandasi Iman dan Taqwa,” tegasnya, Kamis (1/2/2018).
Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengingatkan agar Walikota sepatutnya tidak membenarkan kegiatan-kegiatan yang dapat memicu gejolak di masyarakat.
Apalagi, akhir-akhir ini banyak gejolak terkait Rancangan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang sampai sekarang masih dalam tahapan pembahasan.
“Sebagai pemuda yang peduli Palu, kami akan terus melakukan diskusi terkait langkah yang akan kami ambil. Sembari menunggu klarifikasi dari Pak Walikota terkait pemberitaan tersebut,” tegasnya.

Comment