Terimbas Covid-19, Putusan Gugatan Hamsah Dg Muntu Kembali Diundur

Hamsah Dg. Muntu.

Makassar, PANRITA.News – Selasa siang (17/3/2020), Ibrahim Bando kembali bergegas memasuki halaman Pengadilan Negeri Makassar.

Kuasa hukum Hamsah Dg. Muntu selaku penggugat lokasi di hadapan Rumah Sakit Siloam Makassar itu terburu-buru memasuki kantor pengadilan. “Saya lapor panitera dulu dek,” ujarnya.

Tak lama setelah masuk, dia kembali keluar sambil mengajak menunaikan shalat. “kita Dhuhur’mi dulu dek, itu sudah mulai adzan,” ajaknya sambil berjalan memasuki halaman Kantor Wilayah Bank Mandiri Sulawesi Selatan yang terletak di samping Pengadilan Negeri Makassar jl. Kartini.

Lepas shalat, kuasa hukum itu kemudian mengajak Panrita.news berbincang. “Hari ini seharusnya sudah putusan untuk gugatannya Pak Hamsah Dg. Muntu, tapi ini masih menunggu kejelasan lagi, karena tadi di dalam (Pengadilan red.) semua sepertinya masih belum ada yang bersidang,” terangnya.

Tak lama berselang, Ibrahim didatangi salah seorang kerabat Hamsah Dg. Muntu, “ditunda lagi Pak, tadi info Panitera, semua sidang diundur sampai 31 Maret,” jelas sang kerabat penggugat.

Ibrahim bergegas menghubungi panitera. Tak lama, dia menjelaskan bahwa penundaan itu terkait dengan edaran pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus Corona. “jadi itu yang jadi alasan penundaannya dek, dan kita harus memahaminya,” pungkasnya.

Terkait dengan penundaan tersebut, Ibrahim menyatakan bisa memahamkan pada kliennya. “Itu memang sebuah keharusan, apalagi pemerintah bahkan Presiden sendiri telah mengeluarkan himbauan untuk kita menghidari kegiatan keramaian dan lebih banyak standby di rumah,” jelasnya.

Dalam catatan Panrita.news, penundaan pembacaan putusan ini, adalah yang ke-4 kalinya. Perkara perdata no. 02/Pdt.G/2019/PN.Mks ini didaftarkan oleh penggugat yakni Hamsah Muntu melalui kuasa hukumnya Ibrahim Bando awal Januari 2019 lalu.

Foto: Lokasi Sengketa Tanah (Garis Merah)

“Kami gugat ahli waris almarhumah Hj. Najmiah Muin, perusahaan almarhumah (PT. Mariso Indoland Makassar) dan PT. Passokkorang sebagai pihak yang saat ini menguasai dan menerima peralihan atas lokasi hak klien kami,” ujar Ibrahim beberapa waktu lalu.

Hamsah Dg. Muntu yang dikonfirmasi Panrita.news terkait penundaan itu mengaku terkejut. “Kukira putusmi pak, tapi kalau diundur lagi, saya serahkan semua urusan di pengadilan sama pengacara, tapi mohon doanya agar Pak Hakim nanti bisa memutus dengan adil,” ujarnya via sambungan telepon.

Tinggalkan Komentar