Komandan Paskibraka di Barru Disawer Guru Usai Upacara Bendera

Komandan Paskibraka Disawer Guru Usai Upacara Bendera

Komandan Paskibraka Disawer Guru Usai Upacara Bendera

Barru, PANRITA.News – Peringatan HUT RI ke-74 tahun tidak hanya menjadi momen peringatan kemerdekaan. Namun, Peringatan HUT RI juga mampu mengangkat derajat salah seorang siswa asal SMA Negeri 5 Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Ialah Mansyur, yang merupakan Komandan pasukan Pengibaran Bendera (Paskibraka) Tingkat Kecamatan Tanete Riaja, Barru.

Sesaat setelah pengibaran Bendera di Lapangan Labandu Ralla Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja (17/08/19), Mansyur tiba-tiba dikerumuni oleh para guru.

Hal ini dikarenakan Mansyur yang merupakan Putra dari Ismail, seorang marbot di Masjid Zul Assabri. Ia meruoakan satu-satunya anggota Paskibraka yang bercita-cita menjadi seorang guru.

Hal tersebut mengundang decak kagum dari barisan guru yang mengikuti upacara.

Setelah pelaksanaan upacara berlangsung, di bawah komando Pengawas Tingkat SD, Kamaluddin mengundang Mansyur ke tribun kehormatan.

Di tribun, Mansyur disawer oleh kalangan Guru, Kepolisian, bahkan Camat Tanete Riaja juga turut dalam keriuhan saweran.

“Dari 45 orang pasukan hanya Mansyur yang bercita-cita menjadi seorang guru.
Inilah bukti nyata bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar salah seorang Guru di lokasi.

“Kami semua mendoakanmu semoga apa yang kamu cita-citakan dapat terwujud,” kata para Guru kepada Mansyur.

Tinggalkan Komentar