Kasus Novel ‘Mengendap’, Kompolnas: Ini Utang Polri, Harus Diungkap

Jakarta, PANRITA.News – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali angkat bicara soal penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan yang belum tuntas.

Kompolnas menilai kasus tersebut merupakan utang bagi institusi Polri. Kompolnas meminta Polri segera mengungkap kasus itu. Hal itu diungkapkan oleh komisioner Kompolnas Bekto Suprapto di gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

“Saya ingin sampaikan, Kompolnas tidak pernah tinggal diam. Kompolnas tetap menganggap ini utang Porli. Harus diungkap, ya,” katanya.

Bekto memahami ada sejumlah kesulitan polisi dalam mengungkap kasus ini. Antara lain tak adanya saksi yang melihat kejadian itu, CCTV yang belum bisa diperiksa, hingga korban yang belum mau mengungkap kasus bersama polisi. 

“Jadi kesulitannya polisi, tidak ada satu pun saksi yang melihat. CCTV yang harusnya membantu sampai sekarang belum bisa diperiksa. Dan yang ketiga, korban belum mau untuk bersama-sama polisi mengungkap, mungkin karena distrust, saya tidak tahu ya,” ucap Bekto.

Untuk itu, Bekto mengatakan Kompolnas akan bertemu dengan penyidik Polda Metro Jaya pada Januari 2018. Tujuannya menagih pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

“Kompolnas terus akan nagih. Januari sebelum Ombudsman, Kompolnas sudah duluan akan nagih,” imbuh Bekto.

Leave a Reply