Ada ‘Setoran’ Dana Pamsimas di Takalar, DPRD Segera Evaluasi

PANRITA.NEWS – Program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) menuai sorotan di kabupaten Takalar.

Program pemberdayaan di sektor lingkungan ini, dicederai dengan tindak korupsi suap menyuap. Wacana ini ditemukan oleh aktifis pegiat anti korupsi Butta Panrannuangku, Syafaruddin.

“Miris ini. Anggaran yang harusnya digunakan masyarakat, justru dimanfaatkan oleh oknum pegawai di Dinas PU. Bahkan, ada indikasi main mata antara fasilitator,” kata Syafar melalui sambungan telepon, Rabu (22/11/2017).

Menurutnya, info ini diperolehnya dari beberapa oknum kepala desa penerima program.

“Cuman karena ada tekanan, sehingga mereka tidak berani bicara. Ketika mereka akan tanda tangan kontrak, para Kades harus berkomitmen memberikan setoran,”katanya.

Jumlahnya, kata Syafar menurut info dari para Kades, ditentukan sebesar Rp 5 juta.

“Lima juta, disetor tiga kali,”tandasnya.

Data dari Dinas PU Takalar, tahun 2017, Pamsimas Takalar menyasar 13 Desa dengan nilai anggaran senilai Rp 3,7 milyar.

Makmur Mustakim, anggota Badan Anggaran DPRD Takalar turut menyesalkan kejadian ini.

“Kasian masyarakat kita kalau ini benar. Kami sedang membahas anggaran sharing untuk program ini. Namun, sepertinya akan kita evaluasi,” kata Makmur Mustakim, anggota DPRD Takalar Fraksi PPP.

Selain itu, pihaknya segera melakukan klarifikasi terhadap para kepala desa penerima bantuan.

“Kami akan segera klarifikasi kepada para kades tersebut,” tandasnya.(*)

Leave a Reply