Selama Operasi Zebra Polda Sulsel Tilang 14.079 Pengendara, Ini 5 Daerah Pelanggar Terbesar

Selama Operasi Zebra Polda Sulsel Tilang 14.079 Pengendara Ini 5 Daerah Pelanggar Terbesar

Selama Operasi Zebra Polda Sulsel Tilang 14.079 Pengendara Ini 5 Daerah Pelanggar Terbesar

PANRITA.News – Pelaksanaan Operasi Zebra 2017 yang berlangsung selama 14 hari di Sulsel terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil Operasi yang dilaksanakan dari seluruh satgas operasi khususnya bidang penindakan dan tilang.

Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto menyebutkan selama Operasi Zebra 2017 digelar, pihaknya telah melakukan penindakan pelanggaran dengan tilang sebanyak 14.079 kasus pada tahun 2017, sedangkan pada Operasi Zebra 2016 berhasil menindak sebanyak 2.016 kasus.

“Hal itu menandakan dalam penindakan pelanggaran dengan tilang mengalami kenaikan 17 persen,” urainya, Rabu (15/11),

Agus menambahkan selain itu, jumlah teguran tercatat sebanyak 1.221 kasus pada tahun 2017, sedangkan tahun 2016 sebanyak 1.445, mengalami penurunan 16 persen.

Hal tersebut terhitung pada Rangking Capaian Penindakan Pelanggaran 5 terbanyak di seluruh operasi zebra 2017 yang dilaksanakan secara serentak, khususnya di wilayah Sulsel.

“Dari hasil rangking capaian penindakan 5 terbesar, diantaranya Polrestabes Makassar sebanyak 2.361 tilang, Ditlantas Polda Sulsel sebangak 1.262 tilang, Polres Gowa sebanyak 833 tilang, Polres Wajo 799 tilang, serta Polres Pangkep sebangak 736 tilang” ungakapnya.

Sedangkan, kata Agus, rangking capaian penindakan pelangaran 5 terkecil diantarannya Polres Selayar sebanyak 62 tilang, Polres Bulukumba sebanyak 190 tilang, Polres Lutim 206 tilang, Polres Bantaeng sebanyak 228 tilang, dan Polres Sinjai sebanyak 242 tilang.

Tak hanya itu, Agus juga menyebutkan jumlah Kasus Lakalantas pada Operasi Zebra 2017 ini ada sebanyak 114 kasus, sedangkan di tahun 2016 sebanyak 164 kasus. “Bahkan untuk Jumlah Meninggal Dunia tahun 2017 terhitung sebanyak 14 orang. Sedangkan tahun 2016 sebanyak 21 orang.

Berarti angka jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan hingga 33 persen. Untuk jumlah Luka Berat (LB) sebanyak 7 orang tahun ini. Sedangkan tahun 2016 sebanyak 28 orang. Itu mengalami penurunan hingga 17 persen,” jelasnya.

Sedangkan total kerugian material pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 sebanyak Rp. 288.080.000. Jumlah tersebut mengalami penurunan 14,05 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak Rp.335.160.000. (*)

Leave a Reply